Jumat, 03 April 2015

Logo Pilkada Serempak

Hasil gambar untuk peta pilkada serentak 2015

 Hasil gambar untuk peta pilkada serentak 2015



 Hasil gambar untuk peta pilkada serentak 2015


 Hasil gambar untuk peta pilkada serentak 2015


 Hasil gambar untuk peta pilkada serentak 2015

 Hasil gambar untuk peta pilkada serentak 2015







Hasil gambar untuk peta pilkada serentak 2015

Logo Pilkada Serentak

Hasil gambar untuk peta pilkada serentak 2015

Daftar Daerah, Kabupaten / Kota yang Melaksanakan Pilkada Serentak 2015-2016, Indramayu 12 Desember 2015

Pilkada dilaksanakan di daerah yang kepala daerahnya berakhir masa jabatan tahun 2015 dan semester pertama tahun 2016.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, terdapat 272 daerah yang akan menggelar pilkada. Terdiri atas 204 daerah yang akhir masa jabatan kepala daerahnya tahun 2015. Dan 68 daerah yang kepala daerahnya berakhir masa jabatan hingga Juni 2016.

Kepala daerah yang habis masa jabatannya pada 2015, terdiri atas delapan provinsi, 170 kabupaten, dan 26 kota. Berikut jadwalnya:

Kedelapan provinsi itu, yakni Sumatera Barat (berakhir masa jabatan gubernur pada (15-08-2015), Kepulauan Riau (19-08-2015), Jambi (03-08-2015), Bengkulu (29-11-2015), Kalimantan Utara (22-04-2015), Kalimantan Tengah (04-08-2015), Kalimantan Selatan (08-08-2015), dan Sulawesi Utara (20-09-2015).

Sementara untuk pemilihan bupati/wali kota menyebar di 196 kabupaten/kota di 31 provinsi. Yakni di 14 kabupaten/kota di Sumatera Utara yaitu Kota Medan (berakhir masa jabatan pada 26-07-2015), Kabupaten Serdang Bedagai (05-08-2015), Kabupaten Tapanuli Selatan (12-08-2015).
Kabupaten Toba Samosir (12-08-2015), Kota Binjai (13-08-2015), Kabupaten Labuhan Batu (19-08-2015), Kabupaten Asahan (19-08-2015), Kota Sibolga (26-08-2015), Kabupaten Pakpak Bharat (25-08-2015), Kabupaten Humbang Hasundutan (26-08-2015), Kabupaten Samosir (15-09-2015), Kota Pematangsiantar (22-09-2015), Kabupaten Simalungun (25-10-2015), dan Kabupaten Labuhanbatu Utara (15-11-2015).

 Lalu, pilkada di 13 kabupaten/kota di Sumatera Barat yakni Kabupaten Solok (berakhir masa jabatan pada 02-08-2015), Kabupaten Dharmasraya (12-08-2015), Kota Bukittinggi (13-08-2015).
 Kabupaten Solok Selatan (20-08-2015), Kabupaten Pasaman Barat (27-08-2015), Kabupaten Pasaman (29-08-2015), Kota Solok (31-08-2015), Kabupaten Pesisir Selatan (17-09-2015), Kabupaten Sijunjung (22-09-2015), Kabupaten Tanah Datar (26-09-2015), Kabupaten Padang Pariaman (25-10-2015), Kabupaten Agam (26-10-2015), dan Kabupaten Lima Puluh Kota (11-11-2015).

Kemudian empat kabupaten/kota di Provinsi Riau yakni Kabupaten Kepulauan Meranti (berakhir masa jabatan 30-07-2015), Kabupaten Indragiri Hulu (03-08-2015), Kabupaten Bengkalis (05-08-2015), dan Kota Dumai (12-08-2015).
Tujuh kabupaten/kota di Sumatera Selatan yakni Kabupaten Penungkal Abab Lematang Ilir (22-04-2014), Kabupaten Musirawas Utara (23-10-2014), Kabupaten Ogan Komering Hulu (22-08-2015), Kabupaten Ogan Ilir (22-08-2015), Kabupaten Oku Selatan (23-08-2015), Kabupaten Oku Timur (23-08-2015), dan Kabupaten Musi Rawas (05-09-2015).

 Enam kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu yakni Kabupaten Mukomuko (15-08-2015), Kabupaten Seluma (16-08-2015), Kabupaten Kepahiang (30-08-2015), Kabupaten Lebong (30-08-2015), Kabupaten Bengkulu Selatan (16-09-2015), dan Kabupaten Rejang Lebong (17-09-2015).

Delapan kabupaten/kota di Lampung yakni Kabupaten Pesisir Barat (22-04-2014), Kabupaten Lampung Selatan (06-08-2015), Kota Metro (20-08-2015), Kabupaten Way Kanan (23-08-2015), Kabupaten Lampung Timur (02-09-2015), Kabupaten Pesawaran (20-09-2015), Kota Bandar Lampung (15-09-2015), dan Kabupaten Lampung Tengah (12-11-2015).

Berikutnya, empat kabupaten di Kepulauan Bangka Belitung yakni Bangka Selatan (30-08-2015), Belitung Timur (06-09-2015), Bangka Tengah (24-09-2015), dan Bangka Barat (06-12-2015) serta tiga kabupaten di Kepulauan Riau yakni Kepulauan Anambas (09-08-2015), Bintan (10-08-2015), dan Lingga (11-08-2015).

Lalu pilkada di lima kabupaten di Jawa Barat yakni Pangandaran (22-04-2014), Sukabumi (29-08-2015), Indramayu (12-12-2015), Bandung (15-12-2015), dan Karawang (27-12-2015).

 Selanjutnya 16 kabupaten/kota di Jawa Tengah, yakni Kota Semarang (19-07-2015), Kabupaten Rembang (20-07-2015), Kabupaten Kebumen (26-07-2015), Kabupaten Purbalingga (27-07-2015), Kota Surakarta (28-07-2015), Kabupaten Boyolali (03-08-2015), Kota Pekalongan (09-08-2015). Lalu, Kabupaten Blora (11-08-2015), Kabupaten Kendal (23-08-2015), Kota Magelang (29-08-2015), Kabupaten Sukoharjo (01-09-2015), Kabupaten Semarang (28-09-2015), Kabupaten Wonosobo (30-10-2015), Kabupaten Purworejo (30-10-2015), Kabupaten Wonogiri (01-11-2015), dan Kabupaten Klaten (02-12-2015).

Sementara tiga kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta yakni di Bantul (27-07-2015), Gunung Kidul (28-07-2015), dan Sleman (10-08-2015).

Kemudian pilkada di 16 kabupaten/kota di Jawa Timur yakni Kabupaten Ngawi (berakhir masa jabatan pada 27-07-2015), Kota Blitar (03-08-2015), Kabupaten Lamongan (09-08-2015), Kabupaten Jember (11-08-2015), Kabupaten Ponorogo (12-08-2015), Kabupaten Kediri (19-08-2015), Kabupaten Situbondo (06-09-2015), Kabupaten Gresik (27-09-2015), Kota Surabaya (28-09-2015)

 Menyusul Kabupaten Trenggalek (04-10-2015), Kota Pasuruan (18-10-2015), Kabupaten Mojokerto (18-10-2015), Kabupaten Sumenep (19-10-2015), Kabupaten Banyuwangi (21-10-2015), Kabupaten Malang (26-10-2015), dan Kabupaten Sidoarjo (01-11-2015).

Sedangkan di provinsi Banten, terdapat dua kabupaten/kota yakni Kota Cilegon (20-07-2015) dan Kabupaten Serang (28-07-2015).

Lima kabupaten/kota di Bali yakni Kabupaten Karang Asem (berakhir masa jabatan pada 21-07-2015), Badung (05-08-2015), Bangli (05-08-2015), Tabanan (09-08-2015), dan Kota Denpasar (11-08-2015).

Berikutnya enam kabupaten/kota di NTB yakni di Lombok Utara (02-08-2015), Bima (09-08-2015), Kota Mataram (10-08-2015), Sumbawa Barat (13-08-2015), Dompu (18-10-2015), dan Lombok Tengah (27-11-2015).

Sementara di NTT delapan kabupaten, yakni di Malaka (22-04-2014), Belu (17-02-2014), Manggarai Barat (30-08-2015), Sumba Timur (31-08-2015), Manggarai (14-09-2015), Ngada (14-09-2015), Sumba Barat (21-09-2015), dan Timor Tengah Utara (21-12-2015).

Lalu enam kabupaten di Kalimantan Barat yakni di Kapuas Hulu (berakhir masa jabaten pada 04-08-2015), Bengkayang (10-08-2015), Sekadau (16-08-2015), Melawi (19-08-2015), Sintang (26-08-2015), dan Ketapang (30-08-2015), satu kabupaten di Kalimantan Tengah yakni Kotawaringin Timur (25-10-2015).

Tujuh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan yakni di Kabupaten Banjar (06-08-2015), Kabupaten Kotabaru (10-08-2015), Kota Banjarbaru (11-08-2015), Kota Banjarmasin (12-08-2015), Kabupaten Balangan (13-08-2015), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (31-08-2015), Kabupaten Tanah Bumbu (20-09-2015).

Di Kalimantan Timur terdapat lima kabupaten/kota, yakni di Mahakam Ulu (22-04-2014), Kutai Kartanegara (30-06-2015), Paser (31-08-2015), Berau (15-09-2015), dan Kota Samarinda (23-11-2015); dua kabupaten di Kalimantan Utara yakni di Tana Tidung (18-01-2015) dan Bulungan (01-09-2015).

Kemudian pilkada serentak di lima kabupaten/kota di Sulawesi Utara yakni di Bolmong Timur (04-10-2015), Minahasa Utara (10-12-2015), Kota Manado (10-12-2015), Minahasa Selatan (14-12-2015), dan Bolmong Selatan (16-12-2015).

Tujuh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah yakni di Banggai Laut (22-04-2014), Morowali Utara (23-10-2014), Tojo Una-Una (29-08-2015), Poso (30-08-2015), Toli-Toli (14-09-2015), Kota Palu (11-10-2015), dan Sigi (22-11-2015).

Sedangkan di Sulawesi Selatan tercatat 10 kabupaten, yakni di Pangkajene Kepulauan (08-08-2015), Barru (10-08-2015), Maros (11-08-2015), Gowa (13-08-2015), Luwu Timur (27-08-2015), Tana Toraja (27-09-2015), Kepulauan Selayar (30-09-2015), Soppeng (16-10-2015), Luwu Utara (03-11-2015), dan Bulukumba (09-11-2015).

Enam kabupaten di Sulawesi Tenggara yakni di Kolaka Timur (22-04-2014), Buton Utara (10-06-2015), Konawe Selatan (12-08-2015), Muna (16-09-2015), Konawe Kepulauan (23-10-2014), termasuk tiga daerah otonom baru di Muna Barat, Buton Selatan, dan Buton Tengah.

Tiga kabupaten di Provinsi Gorontalo yakni di Kabupaten Gorontalo (30-08-2015), Bone Bolango (18-09-2015), dan Pohuwato (22-09-2015); tiga kabupaten di Sulawesi Barat yakni di Mamuju Tengah (08-07-2014), Mamuju Utara (05-10-2015), dan Mamuju (08-10-2015).

Sedangkan di Provinsi Maluku, pilkada serentak dijadwalkan di dua kabupaten yakni Seram Bagian Timur (berakhir masa jabatan pada 13-09-2015) dan Kepulauan Aru (30-10-2014); enam kabupaten/kota di Maluku Utara yakni di Pulau Taliabu (22-04-2014), Kota Ternate (10-08-2015), Halmahera Timur (30-08-2015), Kepulauan Sula (15-09-2015), Halmahera Utara (11-10-2015), dan Kota Tidore Kepulauan (08-11-2015).

Sedangkan di Papua tercatat empat kabupaten, yakni di Nabire (04-05-2015), Asmat (09-11-2015), Keerom (13-11-2015), dan Warofen (15-11-2015); dan tujuh kabupaten di Papua Barat yakni di Pegunungan Arfak (22-04-2014), Manokwari Selatan (22-04-2014), Sorong Selatan (15-11-2015), Raja Ampat (16-11-2015), Kaimana (23-11-2015), Teluk Bintuni (25-11-2015), dan Fakfak (06-12-2015).

Sementara 68 daerah yang habis masa jabatan kepala daerahnya pada semester pertama tahun 2016 terdiri atas satu provinsi, yakni Provinsi Sulawesi Tengah (17-06-2016).
Serta, 67 kabupaten/kota yang terdiri atas sembilan kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, yaitu Kabupaten Mandailing Natal (28-06-2016), Kabupaten Karo (25-03-2016), Kota Tanjung Balai (07-02-2016), Kabupaten Nias (09-06-2016), Kabupaten Nias Selatan (12-04-2016), Kabupaten Labuhan Batu Selatan (11-02-2016), Kabupaten Nias Utara (12-04-2016), Kabupaten Nias Barat (13-04-2016) dan Kota Gunung Sitoli (13-04-2016).

Kemudian lima kabupaten di Provinsi Riau. Terdiri atas Kabupaten Kuantan Singingi (01-06-2016), Kabupaten Siak (19-06-2016), Kabupaten Rokan Hilir (07-06-2016), Kabupaten Rokah Hulu (19-04-2016), Kabupaten Palalawan (07-04-2016).

Lalu, lima kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Mereka adalah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (27-01-2016), Kabupaten Batanghari (30-01-2016), Kabupaten Bungo (14-06-2016), Kabupaten Tanjung Jabung Timur (12-04-2016), Kota Sungai Penuh (25-06-2016).

Dua kabupaten di Provinsi Bengkulu juga harus menyelenggarakan pilkada. Yakni Kabupaten Kaur (21-05-2016) dan Kabupaten Bengkulu Utara (04-02-2016).

Kemudian tiga kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau. Terdiri atas Kabupaten Karimun (23-03-2016), Kabupaten Natuna (04-05-2016), dan Kota Batam (01-03-2016).

Di Provinsi Jawa Barat ada tiga kabupaten/kota yang diminta segera menganggarkan pilkada. Yakni Kabupaten Cianjur (18-05-2016), Kabupaten Tasikmalaya (08-03-2016), dan Kota Depok (26-01-2016).

Lalu, lima kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Terdiri atas Kabupaten Pekalongan (27-06-2016), Kabupaten Sragen (04-05-2016), Kabupaten Pemalang (24-01-2016), Kabupaten Grobogan (14-03-2016), dan Kabupaten Demak (03-05-2016).

Ditambah tiga kabupaten di Provinsi Jawa Timur terdiri atas Kabupaten Blitar (31-01-2016), Kabupaten Pacitan (21-02-2016), dan Kabupaten Tuban (20-06-2016).

Kemudian dua kabupaten/kota di Provinsi Banten. Yakni Kabupaten Pandeglang (10-03-2016) dan Kota Tangerang Selatan (20-04-2016).

Satu kabupaten di Provinsi Bali yakni Kabupaten Jembrana (16-02-2016). Satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, yaitu Kabupaten Sumbawa (17-01-2016). Satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Sabu Raijua (24-02-2016). Dan satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Sambas (12-06-2016).

Lalu, empat kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Terdiri atas Kota Balikpapan (30-05-2016), Kota Bontang (23-03-2016), Kabupaten Kutai Timur (13-02-2016), dan Kabupaten Kutai Barat (19-04-2016).

Ditambah dua kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara, terdiri atas Kabupaten Nunukan (31-05-2016). Dan Kabupaten Malinau (03-04-2016).

Kemudian dua kota di Provinsi Sulawesi Utara. Terdiri atas Kota Tomohon (07-01-2016 dan Kota Bitung (21-02-2016).

Lalu satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Banggai (08-06-2016). Satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Sekatan, Kabupaten Toraja Utara (31-03-2016).

Dua kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara. Terdiri atas Kabupaten Wakatobi (28-06-20160 dan Kabupaten Konawe Utara (21-04-2016).

Ditambah satu kabupaten di Provensi Sulawesi Barat, Kabupaten Majene (25-06-2016). Kemudian dua kabupaten di Provinsi Maluku, Kabupaten Maluku Barat Daya (26-04-2016), dan Kabupaten Buru Selatan (22-06-216).

Lalu, dua kabupaten di Provinsi Maluku Utara. Terdiri atas Kabupaten Halmahera Selatan (17-01-2016) dan Kabupaten Halmahera Barat (04-02-2016).

Persiapan pilkada juga diminta dilakukan di tujuh kabupaten di Provinsi Papua. Yakni di Kabupaten Boven Digoel (07-03-2016), Kabupaten Merauke (08-01-2016), Kabupaten Pegunungan Bintang (17-01-2016), Kabupaten Yahukimo (05-04-2016), Kabupaten Supiori (21-05-2016), Kabupaten Membramo Jaya (15-01-2016), dan Kabupaten Yalimo (11-0689-2016).

Terakhir, dua kabupaten di Provinsi Papua Barat. Terdiri atas Kabupaten Manokwari (07-02-2016) dan Kabupaten Teluk Wondana (13-01-2016).


  

Kamis, 02 April 2015

Apa itu Putusan Sela

Putusan sela merupakan putusan yang dijatuhkan oleh hakim sebelum memutuskan pokok perkara yang dimaksud agar mempermudah kelanjutan pemeriksaan perkara. Dalam konteks ini tidaklah terikat pada putusan sela yang telah dijatuhkan, karena pemeriksaan perkara perdata harus dianggap merupakan satu kesatuan, sehingga putusan sela hanya bersifat sementara dan bukan putusan tetap.
Berdasarakan Pasal 185 ayat 1 HIR/ Pasal 196 ayat 1 Rbg, sekalipun harus diucapkan dalam persidangan, tidak dibuat secara terpisah, tetapi ditulis dalam acara berita persidangan. Demikian halanya juga ditegaskan dalam Pasal 190 ayat 1 HIR/ Pasal 120 ayat 1 Rbg, menentukan bahwa putusan sela hanya dapat dimintakan banding bersama-sama dengan permintaan banding terhadap putusan akhir saja.

Tommy Soeharto


Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) adalah juga tokoh dan  kader P Golkar  yang slalu dinanti kehadirannya di Golkar.

Rabu, 25 Maret 2015

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI hanya menerima pendaftaran calon peserta Pemilihan Kepala Daerah 2015 dari partai yang mendapat pengakuan sah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI hanya akan menerima pendaftaran calon peserta Pemilihan Kepala Daerah 2015 dari partai yang mendapat pengakuan sah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Dalam hal ini, dua partai berkonflik yang diakui Kemenkumham yakni PPP kubu Romahurmuziy (Romy) dan Golkar kubu Agung Laksono.
"Jadi begini, pokoknya partai yang secara normatif memiliki legal standing (SK Kemenkumham) yang diterima dan KPU akan berpegang pada undang-undang (UU Partai Politik dan UU Pilkada)," tutur Komisioner KPU RI, Juri Ardiantorodi, di Jakarta, Rabu (25/3/2015).
Menurut Juri, partai politik yang tengah dilanda konflik internal haruslah menyelesaikan masalahnya sendiri terlebih dahulu, sebelum mendaftar pasangan calon yang akan diikutsertakan dalam pilkada serentak akhir tahun ini.
"Jadi kalau internal partai terjadi konflik, ya biarkan partai yang menyelesaikan. Tetapi (kalau belum selesai konfliknya), kita lihat mana yang punya legalitas formal mengajukan namanya

Senin, 23 Maret 2015

Keputusan Menkumham tentang pengesahan perubahan anggaran dasar, anggaran rumah tangga, serta komposisi dan personalia DPP Partai Golkar

Akhirnya Menkumham Yasonna Laoly mengesahkan nama pengurus Golkar.
Keputusan Yasonna berlaku sejak hari ini 23 MARET 2015
"Menetapkan: Keputusan Menkumham tentang pengesahan perubahan anggaran dasar, anggaran rumah tangga, serta komposisi dan personalia DPP Partai Golkar," begitu bunyi putusan Menkumham, Senin (23/3/2015).

SK Nomor: M.HH-01.AH.11.01 Tahun 2015 tanggal 23 Maret 2015 juga menyatakan setelah berlakunya keputusan ini maka pengurus Golkar periode 2009-2015 tidak berlaku lagi.

Berikut ini daftar pengurus Golkar yang disahkan Menkumham:

1. HR Agung Laksono: Ketua Umum
2. Priyo Budi Santoso: Wakil Ketua Umum
3. Agus Gumiwang Kartasasmita: Wakil Ketua Umum
4. Yorrys Raweyai: Wakil Ketua Umum

Ketua-ketua bidang:

5. Ibnu Munzir
6. Agun Gunanjar Sudarsa
7. Lawrence TP Siburian
8. Gusti Iskandar Sukma Alamsyah
9. Taufik Hidayat
10. Leo Nababan
11. Gde Sumarjaya Linggih
12. Anwar Adnan Saleh
13. Melchias M Mekeng
14. Dharma Orat Mangun
15. Hamzah Sangaji
16. Hasanudin Mochdar
17. Yasril A Baharuddin
18. Andi Ahmad Dara (Aday)
19. Erwin Aksa
20. Ace Hasan Syadzily
21. Yan Hiksas
22. Ali Wongso Sinaga
23. H Indra Muchlis Adnan
24. Ridwan Mukti
25. Dito Ganundito
26. Poempida Hidayatulloh
27. Dwi Hartanto
28. Mathilda Inkiriwang
29. Bowo S. Pangarso
30. Ricky Rachmadi
31. Eny M Saragih
32. Rene Manembu
33. Sayed Fuad Zakari
34. Bejo Rudiantoro
35. Toni Apriliani
36. Budi Asmara
37. Indra J Piliang
38. Ganjar Razuni
39. Melky Lakalena
40. Paskalis Kossay
41. Jusli Nasution
42. Achmad Goesra
43. Marzuki Daud
44. Yosef Naissoi

Sekjen:

45. Zainuddin Amali

Wasekjen:

46. Lamhot Sinaga
47. Sabil Rachman
48. Yanda Zaihifni Ishak
49. Erwin Ricardo Silalahi
50. Binny Bintarti Buchori
51. Vasco Ruseimy
52. Awal M Hatma
53. Mukhtarudin
54. Romanus Ndau
55. Ros Dewi Hartono
56. Edi Wahyudi
57. Riswantoni
58. Oheo Sinapoy
59. Satya W Yudha
60. Berny Tamara
61. Arnold Sihite
62. Budi Setiawan
63. Kodrat Wahyu Dewanto
64. Syukur Sarto
65. Edwil S Jamaluddin
66. Johnsar L. Toruan
67. Andi Budi Sulistianto
68. Syamsul Hidayat
69. Muhammad
70. Charles
71. Agus Sukma
72. Matheus Stefi
73. Iskandar Daulay
74. Chrsitian B
75. Azhar Romli
76. Gatot Sudjito
77. Venno
78. Sirajuddin Abdul Wahab
79. Afrianto Nur Prabowo
80. Riyono
81. Robianto Kustomo
82. Budi Supriyanto
83. Adies Kadir
84. Andi Rio Pajalangi
85. Emil Abeng
86. Yayat Biaro
87. Eko Sarjono
88. Bangkit sanjaya
89. Dedi Mulyadi
90. Victor Nadapdap
91. M. Sarmuji
92. Adian Nawawi
93. Achsanul Yakin
94. Islan Hanura
95. Muhammad Tabri
96. Dave Akbarshah Fikarno Laksono
97. Cek Endra

Bendahara Umum:

98. Sari Yulianti

Wakil Bendahara Umum:

99. Wahyu Sofiandi
100. Bimo Trihasmoro
101. Budi Santoso Rahman
102. Tavipiani Agustina Suharnoko
103. Agus Haryadi
104. Ariyanti Dewi
105. Paul Hutajulu
TRK

Daftar Nama Pengurus DPP Golkar nama-nama pengurus DPP Golkar
Berikut nama-nama pengurus DPP Golkar kubu Ical:
Ketua Umum: Aburizal Bakrie
Wakil Ketua Umum:
1. Theo L Sambuaga
2. Nurdin Halid
3. Setya Novanto
4. Sjarif Cicip Sutardjo
5. Fadel Muhammad
6. Siti Hediati Harijadi
7. Ahmadi Noor Supit
8. Ade Komaruddin
9. Aziz Syamsuddin
Ketua Harian: Mohammad Sulaeman Hidayat
Ketua Bidang-bidang DPP Golkar:
1. Organisasi: Freddy Latumahina
2. Kaderisasi: Gandung Pardiman
3. Pemenangan Pemilu Wilayah Barat: Ahmad Doli Kurnia
4. Pemenangan Pemilu Wilayah Tengah I: Indra Bambang Utoyo
5. Pemenangan Pemilu Wilayah Tengah II: Eddy Kuntadi
6. Pemenangan Pemilu Wilayah Timur: Ahmad Hidayat Mus
7. Kajian Bidang Strategis: Rizal Mallarangeng
8. Pemuda dan Olahraga: Daniel Mutaqien
9. Pemberdayaan Perempuan: Ula Nukrawati
10. Tani dan Nelayan: Firman Soebagyo
11. Kemaritiman: Muhidin M Said
12. Ketenagakerjaan: Robert Joppy Kardinal
13. Pendidikan dan Cendikiawan: Syamsul Bachri
14. Hukum dan HAM: Edison Betaubun
15. Komunikasi, Media dan Penggalangan opini: Tantowi Yahya
16. Kerohanian: Ali Yahya
17. Pariwisata, Seni dan Budaya: Nurul Arifin
18. Ekonomi: Dodi Alex Nurdin
19. Koperasi, Wiraswasta, UMKM: Wisnu Suhardono
20. Pedesaan dan Daerah Tertinggal: Taufan Eko Nugroho
21. Pengabdian Masyarakat: Harbiah Salahuddin
22. Hubungan Luar Negeri: Iris Indira Mukti
23. Kesehatan Lingkungan Hidup: Rully Chairul Azwar
24. Pertahanan dan Keamanan: George Toisutta
25. Badan Pengkajian Ideologi dan Legislasi: Ponco Sutowo
26. Desentralisasi dan Otonomi Daerah: Syahrul Yasin Limpo
27. Legislatif dan Lembaga Politik: Rambe Kamarulzaman
28. Industri dan Perdagangan: Airlangga Hartarto
29. Kesejahteraan Rakyat: Roem Kono
30. Energi dan Sumber Daya Alam: Bambang Soegono
31. Hubungan Kerja Sama Ormas: Darul Siska Said
32. Hubungan Eksekutfi dan yudikatif: Fuad Hasan Mashur
33. Ilmu Pengetauan Teknologi dan Pendidikan Tinggi: Kahar Muzakir
34. Infrastruktur dan Transportasi: Suharsoyo
35. Otonomi Khusus: Clementinal
36. Penanganan Kerawanan Sosial: Deding Ishak
Sekretaris Jenderal: Idrus Marham
Wasekjen:
1. Hakim Komaruddin
2. Emanuel Blegur
3. Muspihin Dahlan
4. Bahriyun
5. Ridwan Hisjam
6. Hamka Kadi
7. I Gusti Putu Wijaya
8. Sirajudin Wahab
9. Tetty Kadi
10. Budi Suprianto
11. Muhammad Sarmudji
12. Azhar Romli
13. Zulfikar Arsye Sadikin
14. Rudi Alfonso
15. Lalu Mara Satriawangsa
16. Siti Markhamah
17. Linda Purnomo
18. Agustian B Prasetya
19. Trivena M Final
20. Nursyam
21. Hetifah
22. Mustafa Radja
23. Fatahillah Ramli
24. Fayakhun
25. Misbah Sohim Haris
26. Hafi Bone Zulkarnain
27. Erwin Aksa
28. Ferdiansyah
29. Satya Yudha
30. Rofiqul Umam
31. Octaviano
32. M Ikhsan Firdaus
33. Yayat Biaro
34. Riyono Asnan
35. Abdillah Nasir
36. Siti Aliftinah
Bendahara Umum: Bambang Soesatyo
Wakil Bendahara Umum:
1. Eka Sastra
2. Arum
3. Ariyanti Dewi
4. Dito Ganundito
5. Eni Saragih
6. M Yasir
7. Nasir Tamaram
8. Riza Panglevi Pangerang
9. Qori Sukoco
10. I Wayan Gredeg
11. Eldi Suwandi
12. Selina Gita
13. Aziz Kadir
14. Meutya Hafid
15. Ali Mochtar Ngabalin
16. Fahd A Rafiq
17. Aryadi Ahmad
18. Syamsuddin
19. Anton Sihombing
20. Epin Nurcahya Suhada
21. Dewi Yunus
22. Wihaji
23. Haris Sohar
24. Markus Naring
25. Renny Sudiro
26. Agung Bagus Hadi Mahendra Putra
27. Tony Uloly
28. Edi Herman
29. Aditya Moha
30. Riswan Toni
31. Reza Pahlevi
32. Dewi Asmara
33. Dewi Singgih
34. Feno T.

Kamis, 19 Maret 2015

Lanjutan, Pengurus DPP P Golkar yang Diserahkan di Kemenkumham , Ketua-ketua Departemen

Ketua Departemen Energi dan Sumber Daya Alam: Sukirman
Wakil Ketua Departemen Energi dan Sumber Daya Alam:
1. Dondy Chandra Kusuma
2. Zainal Arifin
3. Indra Triaputra Pusponegoro
4. Maya Nindia
5. Indiana Soerianatanegara
6. Ria Arifin
7. Oki Setinadewi
Ketua Departemen Kesehatan: dr Linda Lukitari
Wakil Ketua Departemen Kesehatan:
1. dr Christian R Parnisi
2. dr Budi Suprapti
3. Jimmy R Take
4. Ambar Chrisdiana
5. Fenty Wulandari
6. Rini Mulki
7. Rayni Masardy
Ketua Departemen Tani & Nelayan: Abdi Sahido
Wakil Ketua Departemen Tani & Nelayan:
1. Helman Simanjuntak
 2. Eko Purwanti
3. Agus Ajar Barrung
4. Mohammad Rizani
5. Wibisono Handoko
6. Jamaludin
7. Yulizar Diana Sari
Ketua Departemen Pengkajian & Litbang: Tongam Lumbantobing
Wakil
Ketua Departemen Pengkajian & Litbang:
1. Teuku Safriansyah
2. Triawan Kustia
3. Edi Zamroni
4. Valentino Barus
5. Evy Marlina
6. Sonya Melva Hutagalung
7. Devi Canny Rosemberg Siregar
Ketua Departemen Industri, Perdagangan & Koperasi: Anrod Sihite
Wakil Ketua Departemen Industri, Perdagangan & Koperasi:
1. Lamen Sarihi
2. Sujanto
3. H Slamet N Riyadi
4. Roberto Lumbangaol
5. Derby Utama
 6. Nancy S Sanger
7. Tri Wahyu Widodo
Ketua Departemen Lingkunga Hidup & Kependudukan: Musdalifah Pangka
Wakil Ketua Departemen Lingkunga Hidup & Kependudukan:
1. Muh Tabri
2. Yusuf Wibisono
3. Thomas Wihongko
4. Reza Satria
5. Indam Suryanto
6. Fajrin Shihab
7. Irawati Ningsih
Ketua Departemen Pendidikan Ideologi & Politik: Tengku M Nurhafiz
1. Banikedita Putri Sitepu
2. Adilita Pramanti
3. Safrizal Rambe
4. Iqbal Daut Hutapea
5. Yoda Miharja
6. Elfrans Golkary
7. Andi Ruhmini Kurung
Ketua Departemen Pemuda & Olahraga: Adlan Nawawi
Wakil Ketua Departemen Pemuda & Olahraga:
1. Asbar Atma
2. Oky Ohara
 3. Nurike Sari
4. Steve Wawolangi
5. Dianneke Nababan
6. Yudi Syafrudin
7. Dermawanty Lumbantoruan
8. Alex Laka Duma

Daftar Nama Pengurus DPP Golkar nama-nama pengurus DPP Golkar
Berikut nama-nama pengurus DPP Golkar kubu Ical:
Ketua Umum: Aburizal Bakrie
Wakil Ketua Umum:
1. Theo L Sambuaga
2. Nurdin Halid
3. Setya Novanto
4. Sjarif Cicip Sutardjo
5. Fadel Muhammad
6. Siti Hediati Harijadi
7. Ahmadi Noor Supit
8. Ade Komaruddin
9. Aziz Syamsuddin
Ketua Harian: Mohammad Sulaeman Hidayat
Ketua Bidang-bidang DPP Golkar:
1. Organisasi: Freddy Latumahina
2. Kaderisasi: Gandung Pardiman
3. Pemenangan Pemilu Wilayah Barat: Ahmad Doli Kurnia
4. Pemenangan Pemilu Wilayah Tengah I: Indra Bambang Utoyo
5. Pemenangan Pemilu Wilayah Tengah II: Eddy Kuntadi
6. Pemenangan Pemilu Wilayah Timur: Ahmad Hidayat Mus
7. Kajian Bidang Strategis: Rizal Mallarangeng
8. Pemuda dan Olahraga: Daniel Mutaqien
9. Pemberdayaan Perempuan: Ula Nukrawati
10. Tani dan Nelayan: Firman Soebagyo
11. Kemaritiman: Muhidin M Said
12. Ketenagakerjaan: Robert Joppy Kardinal
13. Pendidikan dan Cendikiawan: Syamsul Bachri
14. Hukum dan HAM: Edison Betaubun
15. Komunikasi, Media dan Penggalangan opini: Tantowi Yahya
16. Kerohanian: Ali Yahya
17. Pariwisata, Seni dan Budaya: Nurul Arifin
18. Ekonomi: Dodi Alex Nurdin
19. Koperasi, Wiraswasta, UMKM: Wisnu Suhardono
20. Pedesaan dan Daerah Tertinggal: Taufan Eko Nugroho
21. Pengabdian Masyarakat: Harbiah Salahuddin
22. Hubungan Luar Negeri: Iris Indira Mukti
23. Kesehatan Lingkungan Hidup: Rully Chairul Azwar
24. Pertahanan dan Keamanan: George Toisutta
25. Badan Pengkajian Ideologi dan Legislasi: Ponco Sutowo
26. Desentralisasi dan Otonomi Daerah: Syahrul Yasin Limpo
27. Legislatif dan Lembaga Politik: Rambe Kamarulzaman
28. Industri dan Perdagangan: Airlangga Hartarto
29. Kesejahteraan Rakyat: Roem Kono
30. Energi dan Sumber Daya Alam: Bambang Soegono
31. Hubungan Kerja Sama Ormas: Darul Siska Said
32. Hubungan Eksekutfi dan yudikatif: Fuad Hasan Mashur
33. Ilmu Pengetauan Teknologi dan Pendidikan Tinggi: Kahar Muzakir
34. Infrastruktur dan Transportasi: Suharsoyo
35. Otonomi Khusus: Clementinal
36. Penanganan Kerawanan Sosial: Deding Ishak
Sekretaris Jenderal: Idrus Marham
Wasekjen:
1. Hakim Komaruddin
2. Emanuel Blegur
3. Muspihin Dahlan
4. Bahriyun
5. Ridwan Hisjam
6. Hamka Kadi
7. I Gusti Putu Wijaya
8. Sirajudin Wahab
9. Tetty Kadi
10. Budi Suprianto
11. Muhammad Sarmudji
12. Azhar Romli
13. Zulfikar Arsye Sadikin
14. Rudi Alfonso
15. Lalu Mara Satriawangsa
16. Siti Markhamah
17. Linda Purnomo
18. Agustian B Prasetya
19. Trivena M Final
20. Nursyam
21. Hetifah
22. Mustafa Radja
23. Fatahillah Ramli
24. Fayakhun
25. Misbah Sohim Haris
26. Hafi Bone Zulkarnain
27. Erwin Aksa
28. Ferdiansyah
29. Satya Yudha
30. Rofiqul Umam
31. Octaviano
32. M Ikhsan Firdaus
33. Yayat Biaro
34. Riyono Asnan
35. Abdillah Nasir
36. Siti Aliftinah
Bendahara Umum: Bambang Soesatyo
Wakil Bendahara Umum:
1. Eka Sastra
2. Arum
3. Ariyanti Dewi
4. Dito Ganundito
5. Eni Saragih
6. M Yasir
7. Nasir Tamaram
8. Riza Panglevi Pangerang
9. Qori Sukoco
10. I Wayan Gredeg
11. Eldi Suwandi
12. Selina Gita
13. Aziz Kadir
14. Meutya Hafid
15. Ali Mochtar Ngabalin
16. Fahd A Rafiq
17. Aryadi Ahmad
18. Syamsuddin
19. Anton Sihombing
20. Epin Nurcahya Suhada
21. Dewi Yunus
22. Wihaji
23. Haris Sohar
24. Markus Naring
25. Renny Sudiro
26. Agung Bagus Hadi Mahendra Putra
27. Tony Uloly
28. Edi Herman
29. Aditya Moha
30. Riswan Toni
31. Reza Pahlevi
32. Dewi Asmara
33. Dewi Singgih
34. Feno T.

Daftar Pengurus DPP P Golkar yang Diserahkan ke Kemenkumham, Ketua-ketua Departemen

Departemen-Departemen
Ketua Departemen Organisasi: Syarifuddin Sabang
Wakil Ketua Departemen Organisasi
1. Syarifuddin Sabang
2. Sarah Syahrazad
3. Kostia Permana
4. Andi Biya Gobel
5. Rheinhart Manurung
6. Imam Nasrullah
7. Nurul Azizah
8. Qory Sandioriva
9. Lisbeth Indriani Simanjuntak
10.Arsad Idrus
Ketua Departemen Kaderisasi: Riza Fakrumi Tahir
Wakil Ketua Departemen Kaderisasi:
1. Ressa Amirsa
2. Samuel Natamina
3. Abdul Aziz
4. Fauzi Sedar
5. Nasrul Fuad
 6. Yani Maryani
7. Aurora Febiani
8. Putri Matilda Tampubolon
Ketua Departemen Hukum dan HAM: Yanda Zaihifni Ishak
Wakil Ketua Departemen Hukum dan HAM:
1. Elyas Situmorang
2. Supriadi Syarif
3. Yusman Arifin
4. James L Toruan
5. Putri Yuliana
6. Imelda Diana
7. Rachmawati
Ketua Departemen Pertahanan & Keamanan: Taufik Irawan
Wakil Ketua Departemen Pertahanan & Keamanan:
1. Khairul Saleh Harahap
2. Djoko Koentjahyo
3. Ray Joey Gulfried
4. Bobby Napitupulu
5. Cindar Hari Prabowo
6. Halimah Tusadiah
6. Putu Kamiani
7. Karina Prabowo Sanger
Ketua Departemen Ekonomi & Keuangan: Kamarudin Syam

Wakil Ketua Departemen Ekonomi & Keuangan:
1. Hanafi Zamzami
2. Anton Nangoy
3. Aslim Tadjudin
4. Herman Hayong
5. Mayraandrea
6. Achyan Setiani
7. Kurnia Y Abdussamad
Ketua Departemen Hubungan Legislatif & Lembaga POlitik: M Ramli
Wakil Ketua Departemen Hubungan Legislatif & Lembaga POlitik:
1. Gusti Zulkarnaen
2. Muh Amin Luther
3. Newman Hirata
4. Zafa Roesdi
5. Agus Sugianto
6. Tatik Ichsani
7. Dewi Anggraini
Ketua Departemen Komunikasi,Organisasi & Penggalangan Opini:A
Ristanto
Wakil Ketua Departemen Komunikasi,Organisasi & Penggalangan Opini:
1. Bambang Waluyo Djoyohadikusumo
2. Willy Rinaldi Firdaus
 3. Mardani
4. Andi Rio
5. Teguh R Merdeka
6. Hayarma Basmin
7. Yurika Diba
Ketua Departemen Hubungan Luar Negeri: Merry Sahlenggoe
Wakil Ketua Departemen Hubungan Luar Negeri:
1. Pahala Manurung
2. Muhamad Faizal
3. Ria Maria Pakpahan
4. Chandra Dewi
5. Justin Jogo
6. Syahlifah Kalsum
7. Amalia Honey
Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan: Yayuk Warhani
Wakil Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan:
1. Anna Nurhasanah AS
2. Hj Siti Rahma Bakar
3. Ananta Tarie Larengkeng
4. Angkie Yudistia
5. Herawati Tarigan
6. Winora Siregar
7. Nani Hardiyanti

Ketua Departemen Pembangunan Desa: Wahyu B Ramadhan
Wakil Ketua Departemen Pembangunan Desa:
1. Erwin Hadiyanto
2. Nixon Ahmad
3. Benny S Tambunan
4. Imelda Andriani
5. Iskandar
6. Ratna Anjani
7. Salmawati
Ketua Departemen Tenaga Kerja & Transmigrasi: Rudolfus Jack Paskalis
Wakil Ketua Departemen Tenaga Kerja & Transmigrasi:
1. Krisna Try Priyadharma
2. Antono
3. Niko Silitonga
4. Robinson Napitupulu
5. Taufan Sudirjo
6. Nismarchyar
7. Handayani
Ketua Departemen Pendidikan dan Cendikiawan: Dr Eko
Wakil Ketua Departemen Pendidikan dan Cendikiawan:
1. Richard Moertidjaya
2. M Bandu
 3. Surya Fermana
4. Tubagus Alvin
5. Setu Albertus Emanuel
6. Arika Wafarika
7. Sri Indah Damayanti
Ketua Departemen Kerohanian: Ripuan Janirin
Wakil Ketua Departemen Kerohanian:
1. H Mas Muis Muslich
2. Vincentius Sihombing
3. H Chowasy Mandala
4. Riza Fadli
5. Rusli Umar
6. Bety Zubaedah
7. Taty Ichsani
Ketua Departemen Infrastruktur & Kemaritiman: Irfan Syahrial
Wakil Ketua Departemen Infrastruktur & Kemaritiman:
1. Iskandar Muda Tanjung
2. Ansari Wiriasaputra
 2. Ansari Wiriasaputra
3. Yossi Yosobroto
4. Rudy Hartono Simaremare
5. Ketut Oka
6. Andi Suryani
7. Ria Endon
Ketua Departemen Seni, Budaya dan Pariwisata: August Siregar
Wakil Ketua Departemen Seni, Budaya dan Pariwisata:
1. Filsa Praseptya
2. Labana Saragih
3. Mareqe Subur
4. Khalid Karim
5. Ida Bagus Agung Gunawartama
6. Dian Artida
7. Liza Basalamah

Daftar Nama Pengurus DPP Golkar nama-nama pengurus DPP Golkar
Berikut nama-nama pengurus DPP Golkar kubu Ical:

Ketua Umum: Aburizal Bakrie
Wakil Ketua Umum:
1. Theo L Sambuaga
2. Nurdin Halid
3. Setya Novanto
4. Sjarif Cicip Sutardjo
5. Fadel Muhammad
6. Siti Hediati Harijadi
7. Ahmadi Noor Supit
8. Ade Komaruddin
9. Aziz Syamsuddin
Ketua Harian: Mohammad Sulaeman Hidayat
Ketua Bidang-bidang DPP Golkar:
1. Organisasi: Freddy Latumahina
2. Kaderisasi: Gandung Pardiman
3. Pemenangan Pemilu Wilayah Barat: Ahmad Doli Kurnia
4. Pemenangan Pemilu Wilayah Tengah I: Indra Bambang Utoyo
5. Pemenangan Pemilu Wilayah Tengah II: Eddy Kuntadi
6. Pemenangan Pemilu Wilayah Timur: Ahmad Hidayat Mus
7. Kajian Bidang Strategis: Rizal Mallarangeng
8. Pemuda dan Olahraga: Daniel Mutaqien
9. Pemberdayaan Perempuan: Ula Nukrawati
10. Tani dan Nelayan: Firman Soebagyo
11. Kemaritiman: Muhidin M Said
12. Ketenagakerjaan: Robert Joppy Kardinal
13. Pendidikan dan Cendikiawan: Syamsul Bachri
14. Hukum dan HAM: Edison Betaubun
15. Komunikasi, Media dan Penggalangan opini: Tantowi Yahya
16. Kerohanian: Ali Yahya
17. Pariwisata, Seni dan Budaya: Nurul Arifin
18. Ekonomi: Dodi Alex Nurdin
19. Koperasi, Wiraswasta, UMKM: Wisnu Suhardono
20. Pedesaan dan Daerah Tertinggal: Taufan Eko Nugroho
21. Pengabdian Masyarakat: Harbiah Salahuddin
22. Hubungan Luar Negeri: Iris Indira Mukti
23. Kesehatan Lingkungan Hidup: Rully Chairul Azwar
24. Pertahanan dan Keamanan: George Toisutta
25. Badan Pengkajian Ideologi dan Legislasi: Ponco Sutowo
26. Desentralisasi dan Otonomi Daerah: Syahrul Yasin Limpo
27. Legislatif dan Lembaga Politik: Rambe Kamarulzaman
28. Industri dan Perdagangan: Airlangga Hartarto
29. Kesejahteraan Rakyat: Roem Kono
30. Energi dan Sumber Daya Alam: Bambang Soegono
31. Hubungan Kerja Sama Ormas: Darul Siska Said
32. Hubungan Eksekutfi dan yudikatif: Fuad Hasan Mashur
33. Ilmu Pengetauan Teknologi dan Pendidikan Tinggi: Kahar Muzakir
34. Infrastruktur dan Transportasi: Suharsoyo
35. Otonomi Khusus: Clementinal
36. Penanganan Kerawanan Sosial: Deding Ishak
Sekretaris Jenderal: Idrus Marham
Wasekjen:
1. Hakim Komaruddin
2. Emanuel Blegur
3. Muspihin Dahlan
4. Bahriyun
5. Ridwan Hisjam
6. Hamka Kadi
7. I Gusti Putu Wijaya
8. Sirajudin Wahab
9. Tetty Kadi
10. Budi Suprianto
11. Muhammad Sarmudji
12. Azhar Romli
13. Zulfikar Arsye Sadikin
14. Rudi Alfonso
15. Lalu Mara Satriawangsa
16. Siti Markhamah
17. Linda Purnomo
18. Agustian B Prasetya
19. Trivena M Final
20. Nursyam
21. Hetifah
22. Mustafa Radja
23. Fatahillah Ramli
24. Fayakhun
25. Misbah Sohim Haris
26. Hafi Bone Zulkarnain
27. Erwin Aksa
28. Ferdiansyah
29. Satya Yudha
30. Rofiqul Umam
31. Octaviano
32. M Ikhsan Firdaus
33. Yayat Biaro
34. Riyono Asnan
35. Abdillah Nasir
36. Siti Aliftinah
Bendahara Umum: Bambang Soesatyo
Wakil Bendahara Umum:
1. Eka Sastra
2. Arum
3. Ariyanti Dewi
4. Dito Ganundito
5. Eni Saragih
6. M Yasir
7. Nasir Tamaram
8. Riza Panglevi Pangerang
9. Qori Sukoco
10. I Wayan Gredeg
11. Eldi Suwandi
12. Selina Gita
13. Aziz Kadir
14. Meutya Hafid
15. Ali Mochtar Ngabalin
16. Fahd A Rafiq
17. Aryadi Ahmad
18. Syamsuddin
19. Anton Sihombing
20. Epin Nurcahya Suhada
21. Dewi Yunus
22. Wihaji
23. Haris Sohar
24. Markus Naring
25. Renny Sudiro
26. Agung Bagus Hadi Mahendra Putra
27. Tony Uloly
28. Edi Herman
29. Aditya Moha
30. Riswan Toni
31. Reza Pahlevi
32. Dewi Asmara
33. Dewi Singgih
34. Feno T.

Daftar kepengurusan Partai Golkar yang Didaftarkan di Kemenkumham

Ketua Umum : Agung Laksono
Wakil Ketua Umum:
1. Priyo Budi Santoso
2. Agus Gumiwang Kartasasmita
3. Yorrys Raweyai


Ketua-ketua Bidang:
1. Ibnu Munzir (Organisasi)
2. Agun Gunadjar Sudarsa (Kaderisasi)
3. Gusti Iskandar Sukma Alamsyah (Pemenangan Pemilu)
4. Lawrence TP Siburian (Hukum dan HAM)
5. Djasri Marin (Pertahanan & Keamanan)
6. Anwar Adnan Saleh (Pemerintahan & Otonomi Daerah)
7. Melchias M Mekeng (Ekonomi dan Keuangan)
8. Gde Sumarjaya Linggih (Hubungan Legislatif & Lembaga Politik)
9. Leo Nababan (Komunikasi, Informasi dan Penggalangan Opini)
10.Ali Wongso Sinaga (Infrastruktur & Kemaritiman)
11.Binny Buchori (Pemberdayaan Perempuan)
12.Paskalis Kossay (Pembangunan Desa)
13.Hamzah Sangaji (Tenaga Kerja & Transmigrasi)
14.H Indra Muchlis Adnan (Pendidikan, cendekiawan & Hub Ormas)
15.Ace Hasan Syadzily (Kerohanian)
16.Mathilda Inkiriwang (Seni, Budaya & Pariwisata)
17.Bejo Rudiantoro (Energi & Sumber Daya Alam)
18.Toni Apriliani (Kesehatan)
19.Budi Asmara (Tani & Nelayan)
20.Indra J Piliang (Pengkajian & Litbang)
21.Yan Hiksas (Industri, Perdagangan & Koperasi)
22.Hasanudin Mochdar (Lingkungan Hidup & Kependudukan)
23.Ganjar Razuani (Pendidikan Ideologi & Politik)
24. Melky Lakalena (Pemuda & Olahraga)

Sekretaris Jenderal : Zainudin Amali

Wakil Sekretaris Jenderal:
1. Lamhot Sinaga
2. Oheo Sinapoy
3. Erwin Ricardo
4. Vasco Ruseimy
5. Awal M Hatma
6. Mukhtarudin
7. Rumanus Ndau
8. Ros Dwi Hartono
9. Rene Manembu
10.Purnama Sitompul
11.Sayed Fuad Zakaria
12.Budi Setiawan
13.Kodrat Wahyu Dewanto
14.Syukur Sarto 15.Edwil S Jamaluddin
16.Mirwan BZ Vauly
17.Andi Budi Sulistianto
18.Samsul Hidayat
19.Muhammad Med
20.Max Tehusalawane
21.Agus Hitopa Sukma
22.Matheus Stefi Pasimanjeku
23.Neil Iskandar Daulay
Bendahara Umum: Sari Yuliati
Wakil Bendahara Umum:
1. Wahyu Sofiadi
2. Jhonsar L Toruan
3. Tavipiani Agustina Suharnoko
4. Agus Hariyadi
5. Syamsurachman
6. Paul Hutajulu
7. Iskandar Samuel
8. H Acmad Goesra
 9. Slamet Anom Susilo
10.Helmi Djen
11.Nova Christalia
12.Agus Wahib
13.Kemas Ilham Akbar
14.Johanes Nurwono
15.Yadi Kusumayadi
16.Amirudin
17.Awalinah Lembang
18.Bimo Trihasmoro
19.Fariawati
20.T Lusiantari Chepy Montil
21.Hariara Tambunan
22.Badaruddin Andi Picunang
23.Anita Gizelle Lubis
24.Ivan Gultom
25.Yovita Lasti Handini

Daftar Nama Pengurus DPP Golkar nama-nama pengurus DPP Golkar
Berikut nama-nama pengurus DPP Golkar kubu Ical:
Ketua Umum: Aburizal Bakrie
Wakil Ketua Umum:
1. Theo L Sambuaga
2. Nurdin Halid
3. Setya Novanto
4. Sjarif Cicip Sutardjo
5. Fadel Muhammad
6. Siti Hediati Harijadi
7. Ahmadi Noor Supit
8. Ade Komaruddin
9. Aziz Syamsuddin
Ketua Harian: Mohammad Sulaeman Hidayat
Ketua Bidang-bidang DPP Golkar:
1. Organisasi: Freddy Latumahina
2. Kaderisasi: Gandung Pardiman
3. Pemenangan Pemilu Wilayah Barat: Ahmad Doli Kurnia
4. Pemenangan Pemilu Wilayah Tengah I: Indra Bambang Utoyo
5. Pemenangan Pemilu Wilayah Tengah II: Eddy Kuntadi
6. Pemenangan Pemilu Wilayah Timur: Ahmad Hidayat Mus
7. Kajian Bidang Strategis: Rizal Mallarangeng
8. Pemuda dan Olahraga: Daniel Mutaqien
9. Pemberdayaan Perempuan: Ula Nukrawati
10. Tani dan Nelayan: Firman Soebagyo
11. Kemaritiman: Muhidin M Said
12. Ketenagakerjaan: Robert Joppy Kardinal
13. Pendidikan dan Cendikiawan: Syamsul Bachri
14. Hukum dan HAM: Edison Betaubun
15. Komunikasi, Media dan Penggalangan opini: Tantowi Yahya
16. Kerohanian: Ali Yahya
17. Pariwisata, Seni dan Budaya: Nurul Arifin
18. Ekonomi: Dodi Alex Nurdin
19. Koperasi, Wiraswasta, UMKM: Wisnu Suhardono
20. Pedesaan dan Daerah Tertinggal: Taufan Eko Nugroho
21. Pengabdian Masyarakat: Harbiah Salahuddin
22. Hubungan Luar Negeri: Iris Indira Mukti
23. Kesehatan Lingkungan Hidup: Rully Chairul Azwar
24. Pertahanan dan Keamanan: George Toisutta
25. Badan Pengkajian Ideologi dan Legislasi: Ponco Sutowo
26. Desentralisasi dan Otonomi Daerah: Syahrul Yasin Limpo
27. Legislatif dan Lembaga Politik: Rambe Kamarulzaman
28. Industri dan Perdagangan: Airlangga Hartarto
29. Kesejahteraan Rakyat: Roem Kono
30. Energi dan Sumber Daya Alam: Bambang Soegono
31. Hubungan Kerja Sama Ormas: Darul Siska Said
32. Hubungan Eksekutfi dan yudikatif: Fuad Hasan Mashur
33. Ilmu Pengetauan Teknologi dan Pendidikan Tinggi: Kahar Muzakir
34. Infrastruktur dan Transportasi: Suharsoyo
35. Otonomi Khusus: Clementinal
36. Penanganan Kerawanan Sosial: Deding Ishak
Sekretaris Jenderal: Idrus Marham
Wasekjen:
1. Hakim Komaruddin
2. Emanuel Blegur
3. Muspihin Dahlan
4. Bahriyun
5. Ridwan Hisjam
6. Hamka Kadi
7. I Gusti Putu Wijaya
8. Sirajudin Wahab
9. Tetty Kadi
10. Budi Suprianto
11. Muhammad Sarmudji
12. Azhar Romli
13. Zulfikar Arsye Sadikin
14. Rudi Alfonso
15. Lalu Mara Satriawangsa
16. Siti Markhamah
17. Linda Purnomo
18. Agustian B Prasetya
19. Trivena M Final
20. Nursyam
21. Hetifah
22. Mustafa Radja
23. Fatahillah Ramli
24. Fayakhun
25. Misbah Sohim Haris
26. Hafi Bone Zulkarnain
27. Erwin Aksa
28. Ferdiansyah
29. Satya Yudha
30. Rofiqul Umam
31. Octaviano
32. M Ikhsan Firdaus
33. Yayat Biaro
34. Riyono Asnan
35. Abdillah Nasir
36. Siti Aliftinah
Bendahara Umum: Bambang Soesatyo
Wakil Bendahara Umum:
1. Eka Sastra
2. Arum
3. Ariyanti Dewi
4. Dito Ganundito
5. Eni Saragih
6. M Yasir
7. Nasir Tamaram
8. Riza Panglevi Pangerang
9. Qori Sukoco
10. I Wayan Gredeg
11. Eldi Suwandi
12. Selina Gita
13. Aziz Kadir
14. Meutya Hafid
15. Ali Mochtar Ngabalin
16. Fahd A Rafiq
17. Aryadi Ahmad
18. Syamsuddin
19. Anton Sihombing
20. Epin Nurcahya Suhada
21. Dewi Yunus
22. Wihaji
23. Haris Sohar
24. Markus Naring
25. Renny Sudiro
26. Agung Bagus Hadi Mahendra Putra
27. Tony Uloly
28. Edi Herman
29. Aditya Moha
30. Riswan Toni
31. Reza Pahlevi
32. Dewi Asmara
33. Dewi Singgih
34. Feno T.

Minggu, 15 Maret 2015

BUPATI Hj ANA SOPHANAH CANTIK DAN CERDAS, RAKYAT INDRAMAYU MENGHARAP UNTUK BU Hj ANAH SHOPANAH MAJU KEMBALI PADA PILBUB INDRAMAYU 2015

Keberhasilan Bu Hj. Ana Sophanah memimpin Indramayu dengan membangun dan banyak prestasi ini membuat masyarakat menghendaki Bu Hj. Anah Sophanah kembali maju dalam ajang pilkada 2015 dalam pilbub Kab. Indramayu.
Ternyata kepemimpinan Bupati Indramayu yang terkenal cantik dan cerdas ini telah banyak dirasakan masyarakat Indramayu. Selama kepemimpinan Hj. Ana sophanah masyarakat merasakan kehidupan aman nyaman dan memiliki semangat bekerja dan berkreatifitas. (rg bagus warsono)

The and

The and