Bacaan sehat warga Indramayu, memperluas wawasan membuka cakrawala pengetahuan, untuk semua.
Kamis, 20 April 2017
Sabtu, 24 Desember 2016
Kamis, 15 Desember 2016
Rabu, 14 Desember 2016
Kamis, 27 Oktober 2016
Meriam Roda SiJagur karya Rg Bagus Warsono
Anak-anak harapan kita semua di masa depan bangsa ini. Lima puluh tahun
kedepan apa jadinya Indonesia ini. Sekarang saja sudah meh-meh dan
nyerempet-nyerempet akan krisis karakter bangsa. Buktinya bangsa lain
diagung-agungkan. Suku-suku bangsa pemilik Tanah Air ini dikesampingkan
kelestarian budayanya, padahal khas Indonesia pemererat bangsa.
Nasionalisme anak-anak harus ditanamkan agar Indonesia tidak
berkeping-keping. Itulah sebabnya aku memberi mereka jiwa kebangsaan ini
melalui sentuhan baca. Agar mereka tersenyum , gembira , dan bangga
menjadi bagian Indonesia yang memiliki peran di masa depan.
Dapatkan bukunya 50rb sudah termasuk ongkir di wil Indramayu . Hub sms 085311088734
Dapatkan bukunya 50rb sudah termasuk ongkir di wil Indramayu . Hub sms 085311088734
Jumat, 09 September 2016
Bupati yang Memberikan Inspirasi bagi Rakyatnya
Hj. Anna Shopanah
Pepmimpin yang baik adalah pemimpin yang dekat dengan
hati rakyatnya. Suatu ketika ia kunjungi rakyatnya yang tengah berbaring sakit,
tak hanya memberikan obat penawar satit, tetapi ia memberikan kepercayaan diri
untuk dapat sembuh dari penyakitnya, serta memberikan semangat dan optimisme
untuk kesembuhan, lalu ia kunjungi lagi orang miskin tua renta, buka hanya
memberi bantuan tetapi juga bagaimana keadaan lingkungan yang mendorong
kemajuan kesehatan di lingkungan si miskin, kemudian ia kunjungi korban musibah
dikarenakan alam ia perhatikan secara cepat agar situasi kembali normal. hati
pemimpin yang sudah dekat dengan rakyat. Apalagi kebetulan pemimpinnya seorang
perempuan, yang memiliki budi halus yang sangat diharapkan di masyarakat daerah
tropis. Itulah beberapa keunggulan yang dimiliki beliau.
Rabu, 31 Agustus 2016
Sabut hari Jadi Indramayu
40 th lalu sepanjang sungai dan anak sungai Cimanuk hilir banyak
ditumbuhi tanaman bambu. Di daerah Arahan, Bangkir, Lohbener, dan
Cantigi banyak masyarakai yang pandai membuat alat penangkap ikan dari
bahan bambu juga beberapa model tempat ikan seperti buwu, wuwu, lempo,
wakul, bakul,berbagai kembu, sampai keranjang ikan.

Kini tanaman bambu sepanjang sungai sudah mulai jarang, pengrajinpun makin langka, Nelayan Indramayu lebih memilih menjadi konsumen barang-barang ini dari pada membuatnya. Memang masih ada beberapa pengrajin, itupun nyaris punah andai generasi muda tidak mau mempelajari cara membuatnya.
(rg bagus warsono, sabut hari Jadi Indramayu)

Kini tanaman bambu sepanjang sungai sudah mulai jarang, pengrajinpun makin langka, Nelayan Indramayu lebih memilih menjadi konsumen barang-barang ini dari pada membuatnya. Memang masih ada beberapa pengrajin, itupun nyaris punah andai generasi muda tidak mau mempelajari cara membuatnya.
(rg bagus warsono, sabut hari Jadi Indramayu)
40 tahun lalu
40 tahun lalu pabrik penggilingan padi masih jarang, petani Indramayu
banyak yang menggunakan alat penumbuk padi berupa lumang dan alu , alat
penumbukpadi tradisional. Alunya terbuat dari kayu petai cina (bendara)
yang sudah memiliki galing /tua.Sedang lumpangnya terbuat dari batu kali
yang biasa dibeli dari pengrajin di daerah/kota pegunungan
(kuningan/majalengka) . Biasanya masyarakat menumbuk padi secara
bersama-sama atau keluarga kecil setiap kali beras habis dan persediaan
gabah mencukupi.
Kini pengguna alat penumbuk padi sudah langka, jika ada hanya untuk menumbuk bumbu orang hajatan atau menumbuk nasi ketan untuk dibuat makanan gemblong, atau lainnya. alat penumbuk padi ini adalah peninggalan ibu mertua doeloe dan asih terdapat di gubuk sanggaraku.
(rg bagus warsono)

Kini pengguna alat penumbuk padi sudah langka, jika ada hanya untuk menumbuk bumbu orang hajatan atau menumbuk nasi ketan untuk dibuat makanan gemblong, atau lainnya. alat penumbuk padi ini adalah peninggalan ibu mertua doeloe dan asih terdapat di gubuk sanggaraku.
(rg bagus warsono)

40 tahun lalu Indramayu
Bentuk lumbung di Indramayu memiliki khas tersendiri. Bangunannya tidak
terlalu besar hanya berukuran 2 m x 3m lumbung ini hanya untuk
persediaan makan keluarga petani. Namun ada juga lumbung desa, lumbung
ini pun tidak terlalu besar dan nyaris sama ukurannya hanya biasa
berdiri lebih dari satu bangunan untuk membedakan pemilik baran atau
peruntukannya. Lumbung di Indramayu biasa dibuat dari bilik bambu dan
tidak terlalu kukoh atau memiliki septi keamanan
isi lumbung. Pintunya terkadang hanya di kunci palang pintu, tidak
terlalu tinggi panggungannya dari tanah sampai lantai lumbung, karenanya
tidak digunakan tangga menuju pintu lumbung. Lumbung di Indramayu
tidaklah biasa berisi beras atau padi, namun bisa juga buah kelapa, ikan
gesek, atau pun jagung tergantung keperluan pemiliknya.
Lumbung kemudian banyak dimanfaatkan dibuat untuk kandang ayam dikarenakan musim paceklik. Demikian lumbung masyarakat desa di Indramayu biasa berada di pekarangan rumah atau sekitar rumah dimaksudkan agar selalu terkontrol oleh majikannya. (rg bagus W)

Lumbung kemudian banyak dimanfaatkan dibuat untuk kandang ayam dikarenakan musim paceklik. Demikian lumbung masyarakat desa di Indramayu biasa berada di pekarangan rumah atau sekitar rumah dimaksudkan agar selalu terkontrol oleh majikannya. (rg bagus W)

Indramayu 40 th lalu , sambut hari jadi Indramayu 7 Oktober 2016

Batik Paoman di Kabupaten Indramayu merupakan peninggalan nenek moyang Indramayu yang memiliki pengetahuan tinggi mengenai batik paoman. Keberadaannya patut dilestarikan dari mulai cara pembuatan, ilmu batiknya, maupun sejarahnya. Batik poman tercatat di Negeri Belanda sebagai batik kuna yang sejajar dengan seni batik lainnya seperti di batik Pekalongan, Solo, Jogyakarta, Trusmi dan seni batik terkenal lainnya. Bahkan Kembang Kapas adalah corak batik Paoman yang termashur di dunia.
Selasa, 30 Agustus 2016
Indramayu 40-th lalu
40 th lalu di desa Parean blok Anjun Kec. Kandang Haur Indramayu
terdapat pengrajin celengan jago khas Indramayu. Pengrajin mainan anak
ini adalah karya seni khas para pengrajin gerabah di tempat ini. Selain
jago-jagoan daerah ini memproduksi berbagai jenis gerabah antara lain
paso, kendi, buyung , gentong, layah, tutup dandang, cetakan serabi
sebagainya.
Kini Indramayu kehilangan salah satu khasnya berupa celengan jago-jagoan !
40 h lalu juga warga desa-desa pantai seperti Karang song, Karang Turi, Paoman , Babadan, Pasekan , Totoran di Indramayu piawai membuat kantong ikan dari daun jembatu . Sederhana tetapi sangat manfaat untuk kantung ikan, dan bahkan ada yang membuat sebagai tempat nasi kenduri. Kini tanaman jembatu nyaris hilang di daerah pantai Indramayu. Seni tradisi nelayan disesuaikan dengan kultur masyarakat dan lokasi. Indramayu ternyata banyak menyimpan kenangan masa lalu.
Kini Indramayu kehilangan salah satu khasnya berupa celengan jago-jagoan !
40 h lalu juga warga desa-desa pantai seperti Karang song, Karang Turi, Paoman , Babadan, Pasekan , Totoran di Indramayu piawai membuat kantong ikan dari daun jembatu . Sederhana tetapi sangat manfaat untuk kantung ikan, dan bahkan ada yang membuat sebagai tempat nasi kenduri. Kini tanaman jembatu nyaris hilang di daerah pantai Indramayu. Seni tradisi nelayan disesuaikan dengan kultur masyarakat dan lokasi. Indramayu ternyata banyak menyimpan kenangan masa lalu.
Jumat, 08 Juli 2016
Ada beberapa hal mengapa makna Lebaran di kampung menjadi kurang sakral :
Ada beberapa hal mengapa makna Lebaran di kampung menjadi kurang sakral :
oleh Rg Bagus Warsono
Punahnya budaya tradisi :
contoh :
1.acara sungkem-an, bebersih makam leluhur, bebersih umah dan kendaraan (dokar), pakaian tradisi, bersih2 masjid musholah dsb.
2. Terkikisnya budaya tradisi (makin jarang dan hampir punah)
contoh :
Pawai takbir keliling, nyekar leluhur , ngirim sesepuh/orang tua.
3. Semakin jarang dilakukan sisa tradisi yang dipertahankan
contoh :
Mrema yaitu belanja ramai-ramai kebutuhan lebaran di pasar., Buat urung ketupat ramai-ramai, dan masak ketupat di pawon pakai kayu, piknik pakai kendaraan tradisional
4. Masuknya budaya luar dan teknologi canggih di kampung seperti banyak kendaraan bermotor baik mobil/sepeda-motor, hp, dan alat komunikasi lainnya.
oleh Rg Bagus Warsono
Punahnya budaya tradisi :
contoh :
1.acara sungkem-an, bebersih makam leluhur, bebersih umah dan kendaraan (dokar), pakaian tradisi, bersih2 masjid musholah dsb.
2. Terkikisnya budaya tradisi (makin jarang dan hampir punah)
contoh :
Pawai takbir keliling, nyekar leluhur , ngirim sesepuh/orang tua.
3. Semakin jarang dilakukan sisa tradisi yang dipertahankan
contoh :
Mrema yaitu belanja ramai-ramai kebutuhan lebaran di pasar., Buat urung ketupat ramai-ramai, dan masak ketupat di pawon pakai kayu, piknik pakai kendaraan tradisional
4. Masuknya budaya luar dan teknologi canggih di kampung seperti banyak kendaraan bermotor baik mobil/sepeda-motor, hp, dan alat komunikasi lainnya.
wewangsalan tema lebaran ala wong Dermayu
wewangsalan tema lebaran
Srabi dibakar kayu pilaran, lapis diiris senar. Rabi ayu waktu lebaran, balik ning umah kaya semar.
(Cantik itu waktu lebaran, pulang kerumah he he he kembali seperti semar biung.)
Krambil dibungkus cikal bakale, premen sugus manis rasane , Mobil bagus langka surate , pengen bagus laka modale.
(Jangan heran sekarang Mbak, itu mobil kreditan)
Klapa dawegan rasane gurih barang dibuka jebule bluluk. Jare dewek ngaku sugih, rokok bae olih jaluk.
(Orang ngaku kaya tapi rokok sebatang saja minta)
Sepur mundur lagi langsiran, tuku tiket disowek maning, Sedulur akur waktu lebaran, lewat lebaran tukaran maning.
(pura-pura akrab sekarang, besok-besok musuhan lagi. Jangan begitu ah)
klambi anyar kebek selemari, bubar lebaran kari siji.
(terpaksa jual baju buat ongkos ke Jakarta, Mas)
Lunga Jakarta liwat kroya, hape cina bagus bungkuse. Ning Jakarta ngaku kerja, barang balik pusing ongkose.
(jujur saja di Jakarta itu lu ngapain sih)
Mobil hamer supire garang, diklamboni garasine, Pamer sing dianggo larang regane , Klambi bagus langka duite.
(bajunya bagus tapi gak punya uang)
Jaran cilik melu embokke dokar loro jarane, Jarene mudik, dienteni langka tongole, ora balik mendi parane.
(Mungkin kesasar mudiknya)
Wit gedang bosok plapah jembar durung garing, Duit entok, bubar lebaran luruh maning
(Rezeki di depan masih banyak)
(by rg bagus warsono)
Srabi dibakar kayu pilaran, lapis diiris senar. Rabi ayu waktu lebaran, balik ning umah kaya semar.
(Cantik itu waktu lebaran, pulang kerumah he he he kembali seperti semar biung.)
Krambil dibungkus cikal bakale, premen sugus manis rasane , Mobil bagus langka surate , pengen bagus laka modale.
(Jangan heran sekarang Mbak, itu mobil kreditan)
Klapa dawegan rasane gurih barang dibuka jebule bluluk. Jare dewek ngaku sugih, rokok bae olih jaluk.
(Orang ngaku kaya tapi rokok sebatang saja minta)
Sepur mundur lagi langsiran, tuku tiket disowek maning, Sedulur akur waktu lebaran, lewat lebaran tukaran maning.
(pura-pura akrab sekarang, besok-besok musuhan lagi. Jangan begitu ah)
klambi anyar kebek selemari, bubar lebaran kari siji.
(terpaksa jual baju buat ongkos ke Jakarta, Mas)
Lunga Jakarta liwat kroya, hape cina bagus bungkuse. Ning Jakarta ngaku kerja, barang balik pusing ongkose.
(jujur saja di Jakarta itu lu ngapain sih)
Mobil hamer supire garang, diklamboni garasine, Pamer sing dianggo larang regane , Klambi bagus langka duite.
(bajunya bagus tapi gak punya uang)
Jaran cilik melu embokke dokar loro jarane, Jarene mudik, dienteni langka tongole, ora balik mendi parane.
(Mungkin kesasar mudiknya)
Wit gedang bosok plapah jembar durung garing, Duit entok, bubar lebaran luruh maning
(Rezeki di depan masih banyak)
(by rg bagus warsono)
Kamis, 30 Juni 2016
Kisah sejati : Buku Tabanasku digunting karyawan BRI !
1985 di Ramadhan menjelang
Lebaran. Tak ada bayangan
persiapan lebaran keluargaku, tak ada barang berharga yang dapat dijual. Ibu sendiri ayah tak ada. Hidup serba kesusahan. Aku harus mencari nafkah keluarga dengan 4 orang adik. Apa saja aku lakukan utuk makan keluarga. Hingga lebaran mendekat mata-mata adikku berkaca kaca. Pada waktu itu moment Lebaran sungguh istimewa apalagi buat mereka yang masih kecil-kecil. Ibuku yang berjualan pecel sangat tak mencukupi kebutuhan. Aku pun demikian susah cari kerja. Hamir setiap saat terdengar tangis adik-adik.
Ketika itu ingat aku masih punya buku Tabanas BRI, kubuka buku berwana kuning itu masih tersisa belasan ribu. Sebagai seorang tamatan SPG aku mengerti bahwa jika tabungan tak aktif setiap bulan dipotong biaya administrasi bank. Tak besar kala itu biaya administrasi hanya sekitar Rp 20,- sebulan. Memang sudah lama tabungan tak aktif. Bismillahhirrochmannirrohim ...Aku permisi pada Ibu untuk pergi ke bank. Yakin aku masih bisa mengambil saldo tabungan barang 10 atau atau 15rb. Sampai dibank aku mendatangi kasir dan menyodorkan buku tabanas itu. Ya Allah apa salahku dan apa cobaan keluargaku ini. Orang itu (karyawan BRI laki-laki yang aku ketahui namanya dan wajahnya hingga sekarang ) mengatakan bahwa tabanas ini sudah tidak berlaku. Ia menggunting buku tabanas yang aku slalu simpan itu, dan aku disuruh pulang. Tak tahan menahan air mata , masih di gerbang gedung BRI Indramayu yang kini megah itu mataku basah menangis perih. Sampai dirumah aku tak bercerita pada ibu aku menangis. Dan ibu tahu apa yang terjadi pasti. ( sudahlah basah juga air mataku mengenang saat itu, aku sudah memaafkan semua itu., Jumat 1 Juli 2016).
persiapan lebaran keluargaku, tak ada barang berharga yang dapat dijual. Ibu sendiri ayah tak ada. Hidup serba kesusahan. Aku harus mencari nafkah keluarga dengan 4 orang adik. Apa saja aku lakukan utuk makan keluarga. Hingga lebaran mendekat mata-mata adikku berkaca kaca. Pada waktu itu moment Lebaran sungguh istimewa apalagi buat mereka yang masih kecil-kecil. Ibuku yang berjualan pecel sangat tak mencukupi kebutuhan. Aku pun demikian susah cari kerja. Hamir setiap saat terdengar tangis adik-adik.
Ketika itu ingat aku masih punya buku Tabanas BRI, kubuka buku berwana kuning itu masih tersisa belasan ribu. Sebagai seorang tamatan SPG aku mengerti bahwa jika tabungan tak aktif setiap bulan dipotong biaya administrasi bank. Tak besar kala itu biaya administrasi hanya sekitar Rp 20,- sebulan. Memang sudah lama tabungan tak aktif. Bismillahhirrochmannirrohim ...Aku permisi pada Ibu untuk pergi ke bank. Yakin aku masih bisa mengambil saldo tabungan barang 10 atau atau 15rb. Sampai dibank aku mendatangi kasir dan menyodorkan buku tabanas itu. Ya Allah apa salahku dan apa cobaan keluargaku ini. Orang itu (karyawan BRI laki-laki yang aku ketahui namanya dan wajahnya hingga sekarang ) mengatakan bahwa tabanas ini sudah tidak berlaku. Ia menggunting buku tabanas yang aku slalu simpan itu, dan aku disuruh pulang. Tak tahan menahan air mata , masih di gerbang gedung BRI Indramayu yang kini megah itu mataku basah menangis perih. Sampai dirumah aku tak bercerita pada ibu aku menangis. Dan ibu tahu apa yang terjadi pasti. ( sudahlah basah juga air mataku mengenang saat itu, aku sudah memaafkan semua itu., Jumat 1 Juli 2016).
Selasa, 05 April 2016
Kamis, 24 Maret 2016
Jumat, 25 Desember 2015
Hanya 6 Gugatan Hasil Pilkada ke MK yang Mungkin Diproses
Dari sekitar 139 gugatan hasil pilkada yang masuk ke Mahkamah Konstitusi (MK), diperkirakan hanya sekitar 5-6 perkara yang memenuhi syarat selisih dua persen perolehan suara penggugat dengan perolehan suara tertinggi.
“Kemungkinan yang memenuhi syarat dua persen itu cuma 5-6 (gugatan). Tapi saya enggak tahu apakah ada yang mengajukan judicial review terkait syarat tersebut,” ujar Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshidiqqie, Kamis (24/12/2015).
“Kalau sekarang patokannya pada ketentuan yang ada. Bahwa (melebihi persentase selisih suara dua persen,red) tidak memenuhi syarat. Kalau judicial reviewnya dilakukan dua bulan lalu, mungkin bisa. Tapi ini kan enggak, sudah di depan mata, jadi mengikuti yang ada,” ujar Jimly.
“Kemungkinan yang memenuhi syarat dua persen itu cuma 5-6 (gugatan). Tapi saya enggak tahu apakah ada yang mengajukan judicial review terkait syarat tersebut,” ujar Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshidiqqie, Kamis (24/12/2015).
“Kalau sekarang patokannya pada ketentuan yang ada. Bahwa (melebihi persentase selisih suara dua persen,red) tidak memenuhi syarat. Kalau judicial reviewnya dilakukan dua bulan lalu, mungkin bisa. Tapi ini kan enggak, sudah di depan mata, jadi mengikuti yang ada,” ujar Jimly.
Selasa, 15 Desember 2015
Prof Dr Suhardiman
Prof Dr Suhardiman, pendiri Soksi meninggal dunia malam ini. Dari informasi yang diterima merdeka.com, Suhardiman meninggal dunia pada 21.15 WIB di kediamannya di Jalan Kramat Batu No 1 Cipete, Jakarta Selatan. Suhardiman meninggal karena sakit.
Meninggalnya Suhardiman ini juga dibenarkan oleh politisi Golkar Indra J Piliang. "Innalillahi wa'inna ilahi toji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah, Prof Dr Suhardiman, pendiri SOKSI. Semoga khusnul khotimah...," tulis Indra di akun Twitter-nya yang dikutip merdeka.com, (Minggu (13/12).
Pria yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 16 Desember 1924 ini adalah tokoh politik yang telah melewati 5 masa kepemimpinan Indonesia (zaman Hindia Belanda, zaman Jepang, presiden Sukarno, presiden Soeharto, dan masa reformasi). Suhardiman kerap disebut sebagai dukun politik karena intuisinya sangat kuat dalam memprediksi peristiwa politik terutama dalam konteks suksesi kepemimpinan.
Semasa hidup, Suhardiman juga turut mewarnai perjalanan politik Indonesia bersama dengan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), yang awalnya dia dirikan untuk membendung penyebaran paham komunisme oleh PKI. Dalam perjalanannya, SOKSI menjadi salah satu ormas yang melahirkan Partai Golkar dan menjadi tempat pengkaderan para pemimpin bangsa.
Pendapat Prof Suhardiman kerap diminta sejumlah media terutama mengenai suksesi kepemimpinan di negeri ini karena intuisi politiknya sangat kuat dalam memprediksi calon-calon pemimpin masa depan. Hal ini lah yang membuatnya sering dijuluki 'dukun politik'.
Prof Suhardiman yakin dengan teori keajegan dan ramalan Jawa kuno yang menyebutkan, sejarah akan berulang kembali (historia se repete). Setiap 7 abad bangsa di nusantara akan menunjukkan kejayaannya. Pada abad ke-7 nenek moyang kita telah mengalami masa kejayaan di bawah pemerintahan kerajaan Sriwijaya. Tujuh abad kemudian, yaitu abad ke-14, kita temukan lagi masa kejayaan yang ke-2, yaitu Majapahit. Saat ini kita sedang menuju kejayaan ke-3 pada abad ke-21 ini, 7 abad setelah Majapahit. Puncak masa kejayaan itu diperkirakan terjadi pada tahun 2045 atau 1 abad (100 tahun) setelah kemerdekaan, 1945.
Atas berbagai pengabdiannya, Suhardiman dianugerahi penghargaan Bintang Mahaputra dan lebih 17 bintang penghargaan lainnya. Universitas Muhammadiyah Medan mengangkatnya sebagai guru besar. Masyarakat Simalungun memberinya marga Saragih saat dia menjabat anggota DPR mewakili Sumatera Utara hasil Pemilu 1982.
Meninggalnya Suhardiman ini juga dibenarkan oleh politisi Golkar Indra J Piliang. "Innalillahi wa'inna ilahi toji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah, Prof Dr Suhardiman, pendiri SOKSI. Semoga khusnul khotimah...," tulis Indra di akun Twitter-nya yang dikutip merdeka.com, (Minggu (13/12).
Pria yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 16 Desember 1924 ini adalah tokoh politik yang telah melewati 5 masa kepemimpinan Indonesia (zaman Hindia Belanda, zaman Jepang, presiden Sukarno, presiden Soeharto, dan masa reformasi). Suhardiman kerap disebut sebagai dukun politik karena intuisinya sangat kuat dalam memprediksi peristiwa politik terutama dalam konteks suksesi kepemimpinan.
Semasa hidup, Suhardiman juga turut mewarnai perjalanan politik Indonesia bersama dengan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), yang awalnya dia dirikan untuk membendung penyebaran paham komunisme oleh PKI. Dalam perjalanannya, SOKSI menjadi salah satu ormas yang melahirkan Partai Golkar dan menjadi tempat pengkaderan para pemimpin bangsa.
Pendapat Prof Suhardiman kerap diminta sejumlah media terutama mengenai suksesi kepemimpinan di negeri ini karena intuisi politiknya sangat kuat dalam memprediksi calon-calon pemimpin masa depan. Hal ini lah yang membuatnya sering dijuluki 'dukun politik'.
Prof Suhardiman yakin dengan teori keajegan dan ramalan Jawa kuno yang menyebutkan, sejarah akan berulang kembali (historia se repete). Setiap 7 abad bangsa di nusantara akan menunjukkan kejayaannya. Pada abad ke-7 nenek moyang kita telah mengalami masa kejayaan di bawah pemerintahan kerajaan Sriwijaya. Tujuh abad kemudian, yaitu abad ke-14, kita temukan lagi masa kejayaan yang ke-2, yaitu Majapahit. Saat ini kita sedang menuju kejayaan ke-3 pada abad ke-21 ini, 7 abad setelah Majapahit. Puncak masa kejayaan itu diperkirakan terjadi pada tahun 2045 atau 1 abad (100 tahun) setelah kemerdekaan, 1945.
Atas berbagai pengabdiannya, Suhardiman dianugerahi penghargaan Bintang Mahaputra dan lebih 17 bintang penghargaan lainnya. Universitas Muhammadiyah Medan mengangkatnya sebagai guru besar. Masyarakat Simalungun memberinya marga Saragih saat dia menjabat anggota DPR mewakili Sumatera Utara hasil Pemilu 1982.
Kamis, 10 Desember 2015
Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati, Hj Anna Sophana-H Supendi (Andi) unggul atas pasangan Toto Sucartono-Rasta Wiguna (Tora)
Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati, Hj Anna Sophana-H Supendi (Andi) untuk sementara unggul atas pasangan Toto Sucartono-Rasta Wiguna (Tora) pada Pilkada Indramayu 2015,
Keunggulan sementara itu berdasarkan perhitungan cepat yang dikeluarkan oleh Lembaga Survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI).
Pasangan Andi berhasil mengungguli kompetitor, Toto Sucartono SE dan Drs Rastawiguna (Tora) dengan selisih 10 %. Yakni, pasangan dengan nomor urut satu memperoleh 55,13 % dan pasangan Tora. 44,87 %.
Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Toto Izul Fatah, dalam jumpa persnya yang digelar di Aula Hotel Wiwi Perkasa Indramayu, Rabu (9/12).
Keunggulan sementara itu berdasarkan perhitungan cepat yang dikeluarkan oleh Lembaga Survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI).
Pasangan Andi berhasil mengungguli kompetitor, Toto Sucartono SE dan Drs Rastawiguna (Tora) dengan selisih 10 %. Yakni, pasangan dengan nomor urut satu memperoleh 55,13 % dan pasangan Tora. 44,87 %.
Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Toto Izul Fatah, dalam jumpa persnya yang digelar di Aula Hotel Wiwi Perkasa Indramayu, Rabu (9/12).
Langganan:
Postingan (Atom)
The and














