Minggu, 14 Juli 2013

AGUNG LAKSONO PROFILE

Agung Laksono
Nama Lengkap : Agung Laksono
Alias : Agung
Profesi : -
Agama : Islam
Tempat Lahir : Semarang, Jawa Tengah
Tanggal Lahir : Rabu, 23 Maret 1949
Zodiac : Aries
Warga Negara : Indonesia

Anak : Dave Akbarshah LaksonoShelly Kencanasari Laksono SilalahiAlia Noorayu Laksono
Istri : Sylvia Amelia Wenas
H.R. Agung Laksono merupakan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar dan mantan Menpora. Dia pernah terpilih sebagai Ketua DPR-RI periode 2004-2009, disaat masih menjabat Ketua DPP Golkar Korbid Organisasi, Keanggotaan, dan Kader (OKK) era kepemimpinan Akbar Tandjung. Dia terpilih satu paket (Paket A) dengan empat Wakil Ketua DPR yakni Soetardjo Soerjogoeritno (PDI-P), Muhaimin Iskandar (PKB) dan Zaenal Ma’arif (PBR) yang dicalonkan Koalisi Kebangsaan (Partai Golkar, PDIP, PBR dan PDS).

Mantan Ketua Umum DPP AMPI (1983-1988), ini juga sudah malang melintang di dunia organisasi. Agung pernah menjabat Ketua BPD HIPMI JAYA (1975 – 1977). Kemudian, memimpin sejumlah organisasi, di antaranya DPP Angkatan Muda Jayakarta, Wakil Sekertaris Jenderal DPD AMPI Tingkat I DKI (1977 - 1978), Wakil Sekertaris DPD AMPI Tingkat I DKI Jakarta (1978 - 1979), Ketua Biro Pengarahan Sarana dan Dana DPD Golkar Tingkat I DKI Jakarta (1979 - 1984), Wakil Bendahara PDK I Kosgoro DKI Jakarta (1979 - 1983), dan Ketua Umum BPP HIPMI (1983 - 1986).

Di samping ranah politik, Agung juga aktif memegang jabatan penting di dunia bisnis. Antara lain, Wakil Komisaris Utama PT. Spinindo Mitradaya/PT. East Jakarta Industrial Park (EJIP) (1996 –1998), Pimpinan Umum Majalah Info Bisnis (1994-1998), Direktur Utama PT. Cakrawala Andalas Televisi (AN-TEVE) (1993-1998), Komisaris Utama PT. Mapalus Makawanua Charcoal Industry (PMDN) di Bitung, Sulawesi Utara (1987 –1998)

Agung menjabat sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Pembangunan VII (1998) dalam pemerintahan Presiden Suharto. Jabatan di kementerian olahraga berlanjut pada periode 1998-1999 meskipun nama kabinet diubah menjadi Kabinet Reformasi Pembangunan. Periode 1999-2004, ia tampil sebagai anggota DPR-RI. Ia kemudian menggantikan jabatan Akbar Tandjung sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat.

Dalam pidato selepas pelantikan (pengambilan sumpah) dihadapan Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan, dini hari 2 Oktober 2004, mengatakan akan berupaya menjadikan DPR sebagai ‘rumah rakyat’. Dengan begitu terpilihlah ia menjadi ketua DPR RI masa bakti 2004-2009.

Riset dan analisa oleh Somya Samita
Riset dan analisa oleh Somya Samita
PENDIDIKAN
  • 1972 Fakultas Kedokteran  Universitas Kristen Indonesia.
  • 1968 SMA di Medan, Sumatera Utara.
  • 1963 SMP Perguruan Cikini, Jakarta.
  • 1960 SD
Pendidikan lain:
  • 1980 Penataran P-4 Type A, BP-7 Pusat, Jakarta.
  • 1983 Terpadnas, Lemhas
  • Manggal Tingkat Nasional Angkatan XXV.
  • 1990 Pendidikan Eisenhower Programme, Amerika Serikat.
KARIR
  • Ketua DPR-RI (2004-2009).
  • Anggota MPR-RI Utusan Daerah Sulawesi Tenggara (1999 – 2004).
  • Anggota DPR/MPR-RI tiga periode (1997-1998 dan 1987-1997).
  • Wakil Ketua FKP MPR-RI (1997-1998).
  • Sekertaris FKP MPR-RI (1993-1997)

Pengalaman Eksekutif:
  • Menteri Koordinator Koordinator bidang Kesejateraan Rakyat (2009-2014).
  • Menteri Negara Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Reformasi Pembangunan (1998-1999).
  • Menteri Negara Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Pembangunan VII (1998)

Pengalaman Dunia Usaha:
  • Wakil Komisaris Utama PT. Spinindo Mitradaya / PT. East Jakarta Industrial Park (EJIP) (1996–1998).
  • Pimpinan Umum Majalah Info Bisnis (1994-1998).
  • Direktur Utama PT. Cakrawala Andalas Televisi (AN-TEVE) (1993-1998).
  • Komisaris Utama PT. Mapalus Makawanua Charcoal Industry (PMDN) di Bitung, Sulawesi Utara (1987–1998)

Organisasi:
  • Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 (Periode 2002-2007).
  • Ketua DPP Golkar (1993–2004).
  • Dewan Pembina Bamuhas Kosgoro (1996–2001).
  • Ketua Yayasan STIMA Kosgoro.
  • Anggota Dewan Pertimbangan Organisasi Kosgoro (1995-2000).
  • Wakil Ketua Dewan Kehormatan KADIN Indonesia (1993-1998)
  • Sekjen PPK Kosgoro (1990-1995).
  • Ketua Kompartemen Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan KADIN (1988-1993).
  • Ketua Departemen Pengabdian Masyarakat DPP Golkar (1988-1993).
  • Ketua Umum DPP AMPI (1983-1988).
  • Ketua Umum BPP HIPMI (1983-1986).
  • Wakil Bendahara PDK I Kosgoro DKI Jakarta (1979-1983).
  • Ketua Biro Pengarahan Sarana dan Dana DPD Golkar Tingkat I DKI Jakarta (1979-1984).
  • Wakil Sekretaris DPD AMPI Tingkat I DKI Jakarta (1978-1979).
  • Wakil Sekertaris Jenderal DPD AMPI Tingkat I DKI (1977-1978).
  • DPP Angkatan Muda Jayakarta.
  • Ketua BPD HIPMI JAYA (1975-1977).
  • Ketua Umum DPP AMPI (1983-1988)
Kegiatan Internasional :
  • Diundang pemerintah Amerika Serikat (USA) untuk visitation ke New York, California, Ohio, Philadelphia, Washington DC dan Texas selama 1 bulan (1986).
  • Conference on Small Scale Business at Winnipeg, Canada (1984).
  • The 10th International Small Business Congress di Singapore (1983).
  • The XXXVIII JCI World (Junior Chamber International) di Taipei (1983).
  • Anggota Steering Committee Indonesian Executive Fund Departemen Keuangan RI (1984-1987).
PENGHARGAAN
  • Adimanggalya Krida - Pembina Olah Raga (2000)
  • Bintang Maha Putera Adipradana (1999)
  • Doctor Honoris Causa in International Business, Pittsburgh State University, USA (1989)

Jumat, 24 Mei 2013

YUSUF KALLA PROFILE


Yusuf Kalla lahir di WatamponeKabupaten BoneSulawesi Selatan pada tanggal 15 Mei 1942 sebagai anak ke-2 dari 17 bersaudara[1] dari pasangan Haji Kalla dan Athirah, pengusaha keturunan Bugis yang memiliki bendera usaha Kalla Group. Bisnis keluarga Kalla tersebut meliputi beberapa kelompok perusahaan di berbagai bidang industri. Tahun 1968, Jusuf Kalla menjadi CEO dari NV Hadji Kalla. Di bawah kepemimpinannya, NV Hadji Kalla berkembang dari sekedar bisnis ekspor-impor, meluas ke bidang-bidang perhotelan, konstruksi, pejualan kendaraan, perkapalan, real estate, transportasi, peternakan udang, kelapa sawit, dan telekomunikasi. Di Makassar, Jusuf Kalla dikenal akrab disapa oleh masyarakat dengan panggilanDaeng Ucu.
Pengalaman organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan Jusuf Kalla antara lain adalah Pelajar Islam Indonesia (PII) Cabang Sulawesi Selatan 1960 - 1964, Ketua HMI Cabang Makassar tahun 1965-1966, Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Hasanuddin (UNHAS) 1965-1966, serta Ketua Presidium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) tahun 1967-1969. Sebelum terjun ke politik, Jusuf Kalla pernah menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah (KadindaSulawesi Selatan. Hingga kini, ia pun masih menjabat Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) di alamamaternyaUniversitas Hasanuddin, setelah terpilih kembali pada musyawarah September 2006.
Jusuf Kalla menjabat sebagai menteri di era pemerintahan Abdurrahman Wahid (Presiden RI yang ke-4), tetapi diberhentikan dengan tuduhan terlibatKKN. Jusuf Kalla kembali diangkat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat di bawah pemerintahan Megawati Soekarnoputri (Presiden RI yang ke-5). Jusuf Kalla kemudian mengundurkan diri sebagai menteri karena maju sebagai calon wakil presiden, mendampingi calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Dengan kemenangan yang diraih oleh Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden RI yang ke-6, secara otomatis Jusuf Kalla juga berhasil meraih jabatan sebagai Wakil Presiden RI yang ke-10. Bersama-sama dengan Susilo Bambang Yudhoyono, keduanya menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI yang pertama kali dipilih secara langsung oleh rakyat.
Ia menjabat sebagai ketua umum Partai Golongan Karya menggantikan Akbar Tanjung sejak Desember 2004 hingga 9 Oktober 2009. Pada 10 Januari2007, ia melantik 185 pengurus Badan Penelitian dan Pengembangan Kekaryaan Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golongan Karya di SlipiJakarta Barat, yang mayoritas anggotanya adalah cendekiawan, pejabat publik, pegawai negeri sipil, pensiunan jenderal, dan pengamat politik yang kebanyakan bergelar master, doktor, dan profesor.
Jusuf Kalla menikah dengan Hj. Mufidah Jusuf, dan dikaruniai seorang putra dan empat putri, serta sembilan orang cucu.
Saat ini, melalui Munas Palang Merah Indonesia ke XIX, Jusuf Kalla terpilih menjadi ketua umum Palang Merah Indonesia periode 2009-2014. Selain itu beliau juga terpilih sebagai ketua umum Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia periode 2012-2017 dalam Muktamar VI DMI di Jakarta.
Pada tanggal 10 September 2011, Jusuf Kalla mendapat penganugerahan doktor Honoris Causa dari Universitas HasanuddinMakassar.[2]

Setelah tidak berkomitmen untuk koalisi dengan Partai Demokrat, ia ditetapkan dalam Rapat Pimpinan Nasional Khusus Partai Partai Golkar sebagai Calon Presiden dalam Pemilihan Presiden 2009. Dalam perkembangan terakhir, JK memutuskan menggandeng Ketua Umum Partai Hanura Wirantosebagai cawapresnya. Namun JK dinyatakan kalah dalam quick count (hitung cepat) yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei maupun hasil tabulasi Komisi Pemilihan Umum.


ABURIZAL BAKRIE PROPILE




Ir. H. Aburizal Bakrie (lahir di Jakarta15 November 1946; umur 66 tahun) adalah pengusaha Indonesia yang merupakan Ketua Umum Partai Golkarsejak 9 Oktober 2009. Ia pernah menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam kabinet yang sama, namun posisinya berubah dalam perombakan yang dilakukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 Desember 2005.
Dia adalah anak sulung dari keluarga Achmad Bakrie yang berasal dari Lampung dan Roosniah Nasution asal Langkat Sumatera Utara, pendiriKelompok Usaha Bakrie, dan akrab dipanggil Ical. Selepas menyelesaikan kuliah di Fakultas Elektro Institut Teknologi Bandung pada 1973, Ical memilih fokus mengembangkan perusahaan keluarga, dan terakhir sebelum menjadi anggota kabinet, dia memimpin Kelompok Usaha Bakrie (1992-2004).
Selama berkecimpung di dunia usaha, Ical juga aktif dalam kepengurusan sejumlah organisasi pengusaha. Sebelum memutuskan meninggalkan karier di dunia usaha, dia menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) selama dua periode (1994-2004).
Pada 2004, Ical memutuskan untuk mengakhiri karier di dunia usaha, setelah mendapat kepercayaan sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Kabinet Indonesia Bersatu periode 2004-2009. Dan sejak terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar 2009-2010, waktu dan energinya tercurah untuk mengurus partai.
Pada 2011, Forbes merilis daftar orang terkaya di Indonesia, Ical menduduki peringkat ke-30 dengan total kekayaan US$ 890 juta. Jika dibanding tahun 2010, peringkat Ical turun cukup drastis dari peringkat 10 ke peringkat 30. Jumlah ini berarti turun hingga US$ 1,2 miliar sekitar Rp 10,8 triliun atau sekitar 57% dibandingkan kekayaan Ical pada tahun 2010[1][2].
Aburizal mempunyai tiga adik yaitu sebagai berikut
Aburizal menikah dengan Tatty Murnitriati dan dikaruniai tiga anak sebagai berikut:



  • 1992 - 2004 Komisaris Utama/Chairman, Kelompok Usaha Bakrie
  • 1989 – 1992 Direktur Utama PT. Bakrie Nusantara Corporation
  • 1988 – 1992 Direktur Utama PT Bakrie & Brothers
  • 1982 – 1988 Wakil Direktur Utama PT. Bakrie & Brothers
  • 1974 –1982 Direktur PT. Bakrie & Brothers
  • 1972 – 1974 Asisten Dewan Direksi PT. Bakrie & Brothers
  • 2009 - 2014 Ketua Umum DPP Partai GOLKAR
  • 2004 - 2009 Anggota Dewan Penasehat DPP Partai GOLKAR
  • 2000 – 2005 Anggota Dewan Pakar ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia)
  • 1999 – 2004 Ketua Umum KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) periode II
  • 1996 – 1998 Presiden, Asean Chamber of Commerce & Industry
  • 1996 – 1997 International Councellor, Asia Society
  • 1994 - 1999 Ketua Umum KADIN periode I
  • 1993 – 1998 Anggota, Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) – periode II
  • 1993 – 1995 Anggota Dewan Penasehat, International Finance Corporation
  • 1993 – 1995 Presiden ASEAN Business Forum (d/h Institute of South East Asian Business) – periode II
  • 1991 - 1993 Presiden ASEAN Business Forum (d/h Institute of South East Asian Business) – periode I
  • 1989 – 1994 Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia
  • 1988 – 1993 Wakil Ketua Umum, KADIN Bidang Industri dan Industri Kecil
  • 1988 - 1993 Anggota, Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) – periode I
  • 1985 – 1993 Ketua Bidang Dana PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Indonesia)
  • 1984-sekarang Anggota, Partai Golongan Karya
  • 1984 – 1988 Wakil Ketua, Asosiasi Kerjasama Bisnis Indonesia – Australia
  • 1977 – 1979 Ketua Umum, HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia)
  • 1976 – 1989 Ketua Umum, Gabungan Pabrik Pipa Baja Seluruh Indonesia
  • 1975: Ketua Departemen Perdagangan HIPMI
  • 1973 – 1975 Wakil Ketua Departemen Perdagangan, HIPMI
  • 1997 Penghargaan “ASEAN Business Person of the Year” dari the ASEAN BusinessForum
  • 1995 Pengharagaan “Businessman of the Year” dari Harian Republika
  • 1986 Penghargaan “The Outstanding Young People of the World” dari the Junior Chamber of Commerce

Kamis, 23 Mei 2013

DAFTAR PARTAI PESERTA PEMILU 2014



Menyusul 2 parpol yang dinyatakan lolos verifikasi melalui keputusan pengadilan yakni Partai Bulan Bintang [PBB] dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia [PKPI]. Berikut masbrow daftar tetap partai politik peserta pemilu tahun 2014 beserta nomor urutnya  :
  1. Partai Nasional Demokrat [Nasdem]
  2. Partai Kebangkitan Bangsa [PKB]
  3. Partai Keadilan Sejahtera [PKS]
  4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan [PDIP]
  5. Partai Golongan Karya [Golkar]
  6. Partai Gerakan Indonesia Raya [Gerindra]
  7. Partai Demokrat [PD]
  8. Partai Amanat Nasional [PAN]
  9. Partai Persatuan Pembangunan [PPP]
  10. Partai Hati Nurani Rakyat [Hanura]
  11. Partai Damai Aceh [PDA]
  12. Partai Nasional Aceh [PNA]
  13. Partai Aceh [PA]
  14. Partai Bulan Bintang [PBB]
  15. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia [PKPI]

Sabtu, 04 Mei 2013

SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD)


Satuan Kerja Perangkat Daerah

  • Sekretariat Daerah
  • Sekretariat DPRD
  • Badan Perencana Pembangunan Daerah
  • Inspektorat Daerah
  • Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
  • Badan Kepegawaian Daerah
  • Dinas Pendidikan
  • Dinas Perindustrian dan Perdagangan
  • Dinas Perikanan dan Kelautan
  • Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura
  • Dinas Peternakan
  • Dinas Kehutanan dan Perkebunan
  • Dinas Pariwisata, Kebudayaan,Pemuda dan Olah Raga
  • Dinas Perhubungan
  • Dinas Kesehatan
  • Dinas Sosial
  • Dinas Kependudukan, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi
  • Kantor Pengolahan Data dan Kearsipan
  • Kantor Informasi dan Kehumasan
  • Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat
  • Kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa
  • Dinas Koperasi dan UKM
  • Kantor Lingkungan Hidup

Jumat, 01 Februari 2013

INFO

Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan dalam waktu 1x24 jam, surat cegah tersebut akan dikirim ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kemeneterian Hukum dan HAM. "1x 24 jam cegah untuk LHI dikirimkan," kata Johan.

KPK menetapkan Luthfi Hasan Ishaaq Presiden PKS sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek impor daging sapi. Lutfi disangkakan terlibat dalam suap senilai Rp 1 miliar.

"Dari hasil ekspose disimpulkan KPK temukan dua alat bukti cukup, LHI diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau b dan atau pasal 5 ayat 2 dan atau pasal 11 Undang-Undang No.31/1999 tentang Tipikor," kata Johan dalam konferensi pers di kantor KPK, Rabu (30/1).

Senin, 14 Januari 2013

INILAH SEPULUH PARTAI LOLOS VERIFIKASI FAKTUAL BERIKUT NO URUT PESERTA PEMILU 2014-NYA



 Berikut adalah hasil pengundian nomor urut parpol.Nomor urut 1: Partai Nasional Demokrat (Partai Nasdem)Nomor urut 2: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)Nomor urut 3: Partai Keadilan Sejahtera (PKS)Nomor urut 4: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)Nomor urut 5: Partai Golongan Karya (Partai Golkar)Nomor urut 6: Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra)Nomor urut 7: Partai DemokratNomor urut 8: Partai Amanat Nasional (PAN)Nomor urut 9: Partai Persatuan Pembangunan (PPP)Nomor urut 10: Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura)

NO URUT 10 PARTAI POLITIK PESERTA PEMILU 2014 LOLOS VERIFIKASI FAKTUAL



     Sepuluh partai politik yang lolos verifikasi faktual telah mendapatkan nomor urut peserta Pemilu 2014. Pengundian nomor itu dilakukan di kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Senin 14 Januari 2014 ini.
     Mereka yang mewakili mengambil nomor urut ialah perwakilan pengurus pusat partai kesepuluh partai yang lolos tersebut, seperti :Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar.
Ada pula Presiden DPP Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq, Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa, Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa, Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto, Ketua Umum DPP Partai Nasdem Rio Capela, dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Suhardi.


     Berikut adalah hasil pengundian nomor urut parpol.
Nomor urut 1: Partai Nasional Demokrat (Partai Nasdem)
Nomor urut 2: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Nomor urut 3: Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Nomor urut 4: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)
Nomor urut 5: Partai Golongan Karya (Partai Golkar)
Nomor urut 6: Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra)
Nomor urut 7: Partai Demokrat
Nomor urut 8: Partai Amanat Nasional (PAN)
Nomor urut 9: Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Nomor urut 10: Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura)

     Sebelum mengambil nomor urut peserta pemilu, perwakilan parpol terlebih dulu mengambil nomor antrean. Proses itu disaksikan komisioner KPU yang dipimpin Husni Kamil Manik, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshidiqie, dan pihak Kementerian Dalam Negeri. Parpol peserta pemilu juga membawa jajaran pengurus partai.

Sabtu, 05 Januari 2013

JANGAN SILAU DENGAN KEARTISAN




Soal Pilkada Jabar, Nurul Arifin: Jangan Silau dengan Keartisan
"Saya berharap masyarakat Jawa Barat tidak silau dengan artis dan keartisannya. Mereka harus melihat kemampuan manajerial, kemampuan memimpin," ucap Nurul Arifin di acara diskusi bertema "Komisioner Versus Birokrat KPU" di kantor Bawaslu Jakarta, Jumat (16/11/2012). Liputan6.com

Selasa, 01 Januari 2013


 Keindahan  memasuki senja, keemasan memasuki malam , tenggelam waktu nan sayang, habis tahun dan pengalaman, dan muncul cahaya baru sebagai  pertanda keagungan, kekuasaan, serta kemegahan sang Pencipta 
Selamat tahun baru 2013.
Semoga sukses selalu...

Demikian di Jawa Barat
Intan cemerlang cahaya baru harapan baru
untuk rakyat Jawa Barat 
yang akan membawa Jabar Mulia
untuk kemakmuran dan keadilan 
rakyat Jawa barat
mereka adalah
pasangan cagub/cawagub 
dengan nomor urut 2
DR H IRIANTO MS SYAFIUDDIN
dan
DR H TATANG FARHANUL HAKIM
pasangan cagub dan cawagub dengan tingkat keterpilihan tertinggi oleh masyarakat 
Jawa Barat

Senin, 31 Desember 2012


Masa lalu adalah kenangan,

 masa kini adalah kenyataan, 
masa depan adalah harapan.
 Selamat Tahun Baru 2013... 
Selamat tinggal kenangan, 
selamat datang harapan baru.
Dan 
harapan propinsi Jawa Barat 
tertuju pada pasangan
 calon gubernur 
dan calon wakil gubernur kita
DR H IRIANTO MS SYAFIUDDIN
Dan
DR H TATANG FARHANUL HAKIM


Rabu, 26 Desember 2012

TOKOH INDRAMAYU 2012


KRETERIA TOKOH INDRAMAYU 2012 

Bahan perbincangan masyarakat sehari-hari.
Merupakan tokoh yang kerap menjadi bahan perbincangan sehari-hari di masyarakat Indramayu khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Kiprah
Merupakan bentuk pengabdian yang dipandang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Prestasi dan dedikasi  
Tingkat prestasi tokoh sesuai dengan bidangnya dan segi pandangan masyarakat 

Sosial 
Segi sosial sang tokoh pada masyarakat luas

Sering dipublikasikan di media 
Publikasi di media yang di hitung dari kemunculannya tokoh pada media -media cetak nasional, regional dan lokal. Media nasional cetak tersebut adalah Kompas. Republika dan Pikiran Rakyat. Media Regional dan lokal ialah Radar Cirebon. Sedangkan media lewat internet ialah compas.com, republika online (ROL), dan pikiran rakyat online. Media radio tidak digunakan dalam pemilihan kreteria ini, tetapi pemberitaan media tv nasional yang dihitung yakni SCTV, MetroTv, Indosiar, dan ANtv.

Tingkat kepopulairan tokoh kebanyakan didominasi oleh media cetak regional, namun media cetak nasional pun kerap muncul meski grafiknya tidak banyak . Pada kreteria sering dipublikasikan media, tokoh Dr H Irianto MS Syafiuddin jauh mengungguli tokoh-tokoh lainnya, disusul Bupati Anna Sopanah, dan tokoh Ir Suyanto baik sebagai Dirut PDAM Indramayu maupun ketua ormas Kosgoro, disusul KH Sakur Yasin. 

Tokoh seperti Dr H Irianto MS Syafiuddin, unggul di  lkreteria tokoh yang menjadi bahan perbincangan di masyarakat,  disusul Anna Sopanah, Drs. Supendi serta Ki Anom Rusdi (dalang wayang).

Iis Dahlia menjadi unggul di  publikasi media tv nasional mengingat kapasitasnya sebagai artis nasional. 

Berikut hasil 10 tokoh Indramayu : 

1. Dr. H Irianto Mafud Sidik Syafiuddin (Yance)
2. Anah Sopanah (Bupati Indramayu)
3. Dr Suhaeli (Ketua PGRI Indramayu)
4. Ir Suyanto (Ketua DPC Kosgoro Indramayu)
5. Drs. Supendi (Wk Bupati Indramayu)
6. Iis Dahlia (Artis Ibukota)
7. Daniel Mutaqin, ST (Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat, Ketua DPC Pemuda Pancasila Indramayu)
8. Rusdi (Dalang wayang)
9.  KH Syakur Yassin (Pengasuh Pondok Pesantren)
10.Rozak Muslim (Ketua DPRD Kab. Indramayu)


Tokoh Indramayu, merupakan profil wong Dermayu (orang Indramayu) yang dikategorikan populair di masyarakat Indramayu khususnya dan Indonesia pada umumnya. Pertimbangan kepopulairan adalah menurut kiprah, prestasi, dedikasi, sosial, sering dipublikasikan media serta kapasitas tugas pribadinya sepanjang tahun di setiap tahun oleh Himpunan Masyarakat Gemar Membaca (HMGM) Indonesia secara independen. penulis Rg Bagus Warsono (masagus)

The and

The and